Category: Dunia Islam


WASHINGTON, DC - MARCH 12: Sultan Haji Hassanal Bolkiah of Brunei attends a bilateral meeting with U.S. President Barack Obama in the Oval Office at the White House on March 12, 2013 in Washington, DC. The two discussed strategic and economic issues in advance of October's East Asia summit and US-ASEAN summit in Brunei. (Photo by Drew Angerer/Getty Images)BELUM lama Brunei Darussalam menerapkan hukum syariat Islam, beberapa kalangan langsung menyatakan penolakan. Tak terkecuali selebritas dan pengusaha kelas dunia. Mereka dilaporkan ramai-ramai melakukan aksi boikot. Salah satunya adalah sebuah yayasan feminis yang berkantor di AS juga ikut serta dalam aksi tersebut.Tidak cukup hanya itu, para pengusaha dunia, selebriti, dan tak ketinggalan media-media Barat juga turut mengecam keputusan Sultan Brunei Hassanal Bolkiah.

Lantas, bagaimana tanggapan dari Brunei, atau Sultan Brunei terkait hal ini?

“Di negara Anda, Anda mengklaim menerapkan kebebasan berbicara, kebebasan pers, kebebasan beragama, dan sebagainya. Hal tersebut ada dalam konstitusi Anda dan sistem politik Anda, identitas nasional Anda, hak Anda dan cara hidup Anda. Di negara kami, kami mempraktikkan budaya Melayu, Islam, Sistem Monarki, dan kita akan menerapkan hukum dan Syariah Islam. Islam adalah konstitusi kami, identitas nasional kami, hak kami, dan cara hidup kami,” tegas Sultan Hassanal hari Kamis (8/5/2015). Baca lebih lanjut

Ada satu pertanyaan yang mungkin beredar di sekitar kita : Bagaimanakah peradaban masa lalu ? Apakah peradaban di masa lalu terlalu primitif dan tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan peradaban sekarang yang begitu maju teknologinya ?

Atau … jangan-jangan peradaban dulu jauh lebih maju? kemudian mundur dan kemudian umat manusia secara perlahan-lahan membangun kembali peradaban yang hancur tersebut !

Seperti kita tahu, begitu banyak peninggalan sejarah yang begitu banyak meninggalkan misteri karena begitu menakjubkannya.

Sebagai contoh : Piramida di Mesir, Candi Boroboudur, Bangunan Suku Maya di Amerika Selatan, Kota Atlantik, Mesjid Sulaiman di Palestina dll. Semua peninggalan tersebut merupakan saksi bahwa perdaban di zaman dulu begitu majunya sehingga menghasilkan bangunan yang demikian hebat.

Tidak hanya itu saja, dalam bukunya “A New Kind of Science”, Stephen Wolvram menunjukkan bahwa setiap hiasan yang terdapat pada bangunan-bangunan tersebut memiliki pola-pola tertentu yang ternyata merupakan konsep yang sangat fundamental dalam sains, yaitu cellular automata. Baca lebih lanjut

Ayam merupakan salah satu unggas penghasil daging yang paling populer. Dalam setiap kesempatan, ternyata hidangan berbahan dasar daging ayam sangat banyak diminati oleh berbagai kalangan. Nabi Muhammad SAW pernah memiliki kesan tersendiri terhadap hewan ini. Dalam sebuah sabdanya Nabi SAW mengungkapkan bahwa ayam adalah hewan yang bisa mengetahui kedatangan malaikat.

“Bila engkau mendengar suara ayam jantan maka mintalah karunia kepada Allah karena Ia melihat malaikat, sedangkan bila engkau mendengar ringkikan keledai, maka berlindunglah kepada Allah dari Setan karena dia melihat setan.” (Shahih, HR Bukhari dan Muslim). Baca lebih lanjut

Perbedaan lagu ‘Yaa Thaybah’ versi Syiah Hadad Alwi dengan versi Syaikh Misyari Rasyid

Perbedaan lagu 'Yaa Thaybah' versi Syiah Hadad Alwi dengan versi Syaikh Misyari Rasyid

Ajaran Syiah yang sesat dan menyesatkan penuh dengan tipu muslihat, fitnah, dan kerancuan. Cara-cara Syiah menyebarkan ajaran sesatnya yaitu dengan memutarbalikkan fakta, memanipulasi sejarah, menggunakan riwayat-riwayat palsu, kisah-kisah dusta, berita-berita bohong, dan logika yang salah kaprah.

Kaum Syiah juga begitu memanfaatkan berbagai media untuk menyebarkan ajaran sesat mereka. Selain begitu banyaknya situs sesat yang membela ajaran Syiah dan mempropagandakan dogma-dogma Syiah, ternyata telah ditemukan pula tersiarnya lagu-lagu Syiah yang begitu “merakyat”.

Lagu berjudul “Yaa Thaybah” yang dibawakan oleh penyanyi Hadad Alwi yang sempat menjadi lagu yang begitu populer pada tahun 90-an adalah salah satunya. Pada saat itu, banyak masyarakat Muslim Indonesia yang gemar memutar dan mendengarkan lagu yang terkesan Islami ini.

Masyarakat awam yang tidak sepenuhnya memahami arti lagu ini seakan begitu dibuai dengan nafas religi yang dimasukkan ke dalam lagu ini.

Seiring berjalannya waktu, akhirnya rahasia terselubung di dalam lagu ini pun terkuak. Dewasa ini, pada zaman melek bahaya Syiah ini, terbongkarlah segala propaganda Syiah yang terselubung itu. Begitu pula dengan lagu-lagu yang disyiarkan oleh Hadad Alwi. Baca lebih lanjut

Gunung pelangi di Cina via Huffingtonpost

Pada umumnya di negeri kita, gunung terlihat hijau gelap karena ditumbuhi oleh pepohonan lebat. kadang juga kuning gelap untuk gunung yang gundul. Sedangkan di Jazirah Arab, gunung umumnya terlihat berwarna coklat kehitaman karena warna batu-batu yang ada di gunung tersbut. Namun, tahukah kamu jika ada gunung pelangi? Gunung ini tak hanya berwarna hijau atau kuning saja, tapi memang banyak warna yang mewarnainya, sehingga gunung ini disebut gunung pelangi. Hal ini menjadi salah satu kebenaran Alqur’an yang ada pada Surat Fathir Ayat 27. Baca lebih lanjut

Nabi Nuh adalah salah satu dari 25 rosul yang dikabarkan dalam Al Qur’an. Kisahnya di abadikan dalam kitab alloh sebagai pelajaran bagi umat islam saat ini. Dalam kisahnya umat Nabi Nuh diberi azab oleh alloh dengan bencana hingga sehancur hancurnya. Orang – orang durhaka di antara umat Nabi Nuh tertelan banjir maha dahsyat yang menenggelam kan seluruh daratan di bumi. Menurut rekam sejarah memang dikatakan bahwa bumi pernah mengalami banjir besar yang menenggelamkan seluruh daratan dunia akibat gleser di kedua kutub bumi yang mencair.

Baca lebih lanjut

Ainul Hayat menurut beberapa ahli tafsir merupakan air kehidupan yang bisa memperpanjang usia manusia. Barang siapa yang meminum airnya seteguk, maka ia tidak akan mati sampai hari kiamat atau jika ia memohon kepada Allah SWT untuk dimatikan. Dalam beberapa riwayat menyebutkan bahwa Dajjal sebagai musuh nyata manusia pernah mandi dan minum air ini sehingga tetap hidup hingga saat ini. Tidak hanya Dajjal, seorang Nabi bernama Khidir juga dipercaya masih hidup hingga saat ini karena meminum air tersebut. Wallahualam bishowab.

Baca lebih lanjut

Matahari telah memancarkan panas selama sekitar 5 miliar tahun sebagai akibat dari reaksi kimia konstan berlangsung pada permukaannya. Pada at yang ditentukan oleh Allah di masa depan, reaksi ini pada akhirnya akan berakhir, dan Matahari akan kehilangan semua energi dan akhirnya Mati.

Dalam konteks itu, ayat di atas dapat dijadikan acuan bahwa pada suatu hari energi matahari akan segera berakhir. (Allah maha tahu akan kebenarannya). Kata Arab “limustaqarrin” (لِمُسْتَقَرٍّ) dalam ayat ini merujuk pada tempat tertentu atau waktu dan kata “tajrii” (تَجْرِي) diterjemahkan sebagai “berjalan,” juga bermakna seperti “untuk bergerak, untuk bertindak cepat, untuk bergerak, mengalir.”

Tampaknya dari arti kata bahwa Matahari akan terus dalam perjalanannya dalam ruang dan waktunya, tetapi pergerakan ini akan berlanjut sampai waktu tertentu yang telah ditetapkan. إِذَا الشَّمْسُ كُوِّرَتْ ٨١:١ “Ketika matahari digulung [dalam kegelapan],” QS At-Takwir [81:1] kejadian tersebut akan muncul dalam deskripsi Hari Kiamat, memberitahu kita bahwa seperti waktu itu akan datang. Waktu tersebut hanya diketahui oleh Allah.

Kata Arab “taqdîru” (تَقْدِيرُ) diterjemahkan sebagai “keputusan” dalam ayat tersebut, termasuk makna seperti “untuk menunjuk, untuk menentukan nasib sesuatu, untuk mengukur.” Dengan ungkapan dalam ayat 38 dari Surah Yaseen, kita diberitahu bahwa masa hidup Matahari terbatas pada jangka waktu tertentu, yang ditahbiskan oleh Allah. اللَّهُ الَّذِي رَفَعَ السَّمَاوَاتِ بِغَيْرِ عَمَدٍ تَرَوْنَهَا ۖ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ ۖ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُّسَمًّى ۚ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ يُفَصِّلُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُم بِلِقَاءِ رَبِّكُمْ تُوقِنُونَ ١٣:٢ Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan(mu) dengan Tuhanmu. QS Ar-Ra’d [13:2] يُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَيُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُّسَمًّى ۚ ذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ لَهُ الْمُلْكُ ۚ وَالَّذِينَ تَدْعُونَ مِن دُونِهِ مَا يَمْلِكُونَ مِن قِطْمِيرٍ ٣٥:١٣ Dia memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Baca lebih lanjut

Semakin lama, Al Qur’an semakin membuktikan bahwa kitab suci ini memang merupakan firman Tuhan yang sebenar-benarnya. Pasalnya setiap kejadian yang bagi para ilmuwan merupakan hal baru yang baru ditemukan, tetapi di dalam Al Quran sudah tertulis jelas bahwa kejadian itu memang sudah digambarkan jelas dalam Quran.

Tergantung bagaimana cara kita untuk memahami makna dan isi kandungan dari Al Quran itu sendiri. Sampai saat ini sudah banyak sekali keajaiban-keajaban yang telah di tunjukkan oleh Allah SWT kepada kita. Bahkan sampai ada suatu hal yang tidak masuk akal yang merupakan tanda-tanda kebesaran-Nya.

Seperti contohnya tentang penemuan api di dalam laut seperti yang telah dipublikasikan oleh Discovery Channel. Apabila kita pikir secara logika, tentu itu tidak masuk akal. Api bila kita siram dengan air pasti akan mati. Tapi, mengapa api di dalam laut yang sejatinya terdapat air yang amat sangat banyak, tidak bisa memadamkan api tersebut? Subhanallah, inilah tanda kebesaran Allah SWT. Baca lebih lanjut

Mengapa Saya Meninggalkan ISIS

Mengapa saya meninggalkan ISIS

.
Seorang mujahid mantan anggota “Daulah Islamiyyah”, atau kelompok Islamic State (IS) yang sebelumnya dikenal sebagai ISIS, mengungkapkan kesaksiannya mengenai apa yang ia ketahui tentang kelompok itu.

Ia menyatakan bahwa ISIS tidaklah seperti apa yang terlihat dalam video-video propaganda mereka. Oleh karenanya ia menulis kesaksian ini agar kaum Muslimin tidak membuat kesalahan dengan “berhijrah” ke Daulah dan kemudian terjebak di sana.

Mujahid, yang tidak ingin disebutkan namanya untuk alasan keamanan dirinya dan saudara-saudara mujahidin lainnya yang masih berada di ISIS, menyatakan bahwa apa yang ia sampaikan berikut ini merupakan kebenaran yang akan ia pertanggungjawabkan di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala kelak. Berikut terjemahan kesaksiannya, yang dirilis tiga hari yang lalu, Selasa (17/3/2015). Baca lebih lanjut

Oleh: Ikhwanul Kiram Mashuri

Idelologi apakah sebenarnya yang menjadi rujukan ISIS sehingga menghalalkan untuk menculik, membunuh, menyiksa, dan menjual perempuan-perempuan tawanan mereka?

Mengutip media al Sharq al Awsat, keberagamaan ISIS didasarkan pada ideologi takfiri.Takfiri adalah sebuah sebutan untuk orang-orang yang dengan gampang menuduh orang lain sebagai kafir. Tuduhan itu sendiri disebut at takfir atau takfir. Dan, bila seseorang distempel sebagai kafir, maka orang tersebut dianggap sebagai najis atau kotor.

Paham atau aliran at takfir inilah yang kemudian melahirkan ideologi radikal yang menghalalkan segala cara untuk sebuah tujuan. Termasuk apa yang dilakukan ISIS ketika memenggal kepala orang-orang yang diculik atau menjadi tawanannya.

Menurut hasil kajian Daru al Ifta’ al Masriyah (Lembaga Fatwa Mesir), jamaah takfiri membagi masyarakat ke dalam dua kelompok: Muslim atau kafir. Yang termasuk dalam katagori kafir disebutkan adalah kaum Yahudi dan Nasrani. Mereka menganggap kedua kaum ini selalu menghalangi penegakan syariat Islam. Tidak dijelaskan bagaimana orang-orang di luar kedua kaum itu.

Sedangkan para pemimpin negara-negara Islam (mayoritas berpenduduk Muslim) yang bekerja sama dengan kaum kafir mereka sebut sebagai murtad, yang boleh diperlakukan sebagai kafir. Kerja sama itu, misalnya, menjalin hubungan diplomatik, memberi izin kapal-kapal kaum kafir melintasi perairan negara-negara Islam, serta memberi visa wisatawan kafir. Para wisatawan  kafir, menurut mereka, memasuki negara Islam hanya untuk tiga tujuan:  mata-mata, menyebarkan kemaksiatan, dan kristenisasi. Karena itu, menurut mereka, para pemimpin negara Islam yang bekerja sama dengan negara kafir juga boleh diperangi. Baca lebih lanjut

1381780_178582228999013_1309969920_n
Oleh Von Edison Alouisci

Dalam silsilah resmi kerajaan Saudi Arabia disebutkan, bahwa Dinasti Saudi Arabia bermula sejak abad ke dua belas Hijriyah atau abad ke delapan belas Masehi. Ketika itu, di jantung Jazirah Arabia, tepatnya di wilayah Najd yang secara historis sangat terkenal, lahirlah Negara Saudi yang pertama yang didirikan oleh Imam Muhammad bin Saud di “Ad- Dir’iyah”, terletak di sebelah barat laut kota Riyadh pada tahun 1175 H./1744 M., dan meliputi hampir sebagian besar wilayah Jazirah Arabia.

Negara ini mengaku memikul tanggung jawab dakwah menuju kemurnian Tauhid kepada Allah Tabaraka wa Ta’ala, mencegah prilaku bid’ah dan khurafat, kembali kepada ajaran para Salafus Shalih dan berpegang teguh kepada dasar-dasar agama Islam yang lurus. Periode
awal Negara Saudi Arabia ini berakhir pada tahun 1233 H./1818 M.

Periode kedua dimulai ketika Imam Faisal bin Turki mendirikan Negara Saudi kedua pada tahun 1240 H./1824 M. Periode ini berlangsung hingga tahun 1309 H/1891 M. Pada tahun 1319 H/1902 M, Raja Abdul Aziz berhasil mengembalikan kejayaan kerajaan para pendahulunya, ketika beliau merebut kembali kota Riyad yang merupakan ibukota bersejarah kerajaan ini.

Semenjak itulah Raja Abdul Aziz mulai bekerja dan membangun serta mewujudkan kesatuan sebuah wilayah terbesar dalam sejarah Arab modern, yaitu ketika berhasil mengembalikan suasana keamanan dan ketenteraman ke bagian terbesar wilayah Jazirah Arabia, serta menyatukan seluruh wilayahnya yang luas ke dalam sebuah negara modern yang kuat yang dikenal dengan nama Kerajaan Saudi Arabia. Penyatuan dengan nama ini, yang dideklarasikan pada tahun 1351 H/1932 M, merupakan dimulainya fase baru sejarah Arab modern. Baca lebih lanjut

 

Dunia ini semakin hari semakin tua, menandakan perubahan perubahan dan fenomena alam yang dapat dibuktikan dengan sains dan ilmu pengetahuan, bahwa memang dunia sudah berada di akhir zaman dan sudah sangat dekat dengan hari akhir. Pengetahuan tentang Hari kiamat memang ada di tangan Allah, dan setiap manusia tidak pernah mengetahui kapan akan terjadi dan bagaimana kejadian dahsyat itu terjadi. Akan tetapi sebagai seorang muslim yang beriman, kita bisa lihat kepada beberapa hadist yang merujuk tentang ciri ciri hari akhir tersebut, yang telah digambarkan oleh Rasulullah SAW.

Jazirah dan Tanah Arab yang Tandus kini Menghijau

Salju adalah merupakan sumber komponen utama bagi terbentuknya tumbuhan, sungai di dunia. Saat ini berdasarkan penelitian sains, di jazirah tanah tandus arab tidak terkecuali di tabuk, palestina bahkan di gurun sahara sudah mulai dipenuhi dengan tumbuhan hijau dengan turunnya hujan salju.

“Hari Akhir tidak akan datang kepada kita sampai dataran Arab sekali lagi menjadi dataran berpadang rumput dan dipenuhi dengan sungai-sungai (HR Muslim)“

Berdasarkan penelitian Profesor Alfred Kroner, seorang ahli geologi terkemuka dunia, dari Department Ilmu Bumi, Institut Geosciences, Johannes Gutenburg University, Mainz, Germany – dia mengatakan bahwa Era Salju Baru (New Snow Age) saat ini telah dimulai, sekarang salju di kutub Utara sedang merangkak/bergeser perlahan-lahan ke arah Semenanjung Arab, pada saat itu iklim dataran Arab berubah dan menjadi salah satu daerah yang paling subur dan hijau di muka bumi. Ini merupakan fakta sains yang tidak bisa dibantah.

Arab Mulai menghijau
Salju turun di Cairo
Iklim Salju di Tanah Arab

Baca lebih lanjut

Berapa banyak air yang dikuras setiap kali musim haji? Jamaah haji yang datang dari seluruh belahan dunia setiap musim haji umumnya berjumlah sekitar 2 juta jamaah. Semua jamaah mendapatkan 5 liter air zam zam saat pulang ke tempat asalnya. Jika 2 juta orang pulang dengan masing-masing 5 liter air zam zam ke negaranya, setidaknya sudah 10 juta liter air yang diambil. Ini belum termasuk kebutuhan konsumsi para jamaah haji yang berada di sana selama 25 hari di mana tiap orang menghabiskan setidaknya 1 liter air sehari. Jadi totalnya sudah mencapai 50 juta liter.
Misteri Di Balik Air Zam Zam yang Tidak Pernah Habis
Mengapa Air Zam Zam Selalu Melimpah?
Seorang doktor asal Mesir pada tahun 1971 mengatakan pada Pers Eropa bahwa air zam zam tidak sehat untuk dikonsumsi. Dasar asumsinya adalah karena kota Mekah berada di bawah garis laut. Menurut dokter Mesir tersebut, air zam zam berasal dari air sisa atau limbah warga kota Mekah yang meresap dan mengendap yang kemudian terbawa bersama dengan air hujan setelah itu keluar di sumur zam zam.

Akhirnya, berita itu sampai ke Raja Faisal. Raja pun mengutus Menteri Pertanian dan Sumber Air agar menyelidiki masalah tersebut. Raja pun kemudian mengirim contoh air zam zam ke berbagai laboratorium di Eropa untuk diuji. Insinyur kimia bernama Tariq Hussain yang bertugas di Jedah mendapatkan mandat untuk menyelidikinya. Saat memulai tugas, Tariq belum memiliki gambaran bagaimana sumber air zam zam dapat menyimpan air yang sangat banyak seolah tidak ada batasnya. Ia ingin memecahkan misteri air zam zam yang tidak pernah Baca lebih lanjut

Subhanallah, Al-Qur’an Bicara soal Awan Cumulonimbus yang Disebut sebagai Penyebab Tragedi AirAsia QZ8501

Awan Cumulonimbus menjadi perbincangan pasca tragedi AirAsia QZ8501. Pesawat yang mengakut 155 penumpang dari Surabaya menuju Singapura itu disebut-sebut jatuh karena terjebak Cumulonimbus. AirAsia QZ8501 diduga melakukan manuver mendaki tajam sebelum akhirnya jatuh.

Ternyata tentang awan Cumulonimbus sudah dijelaskan dalam Al-Quran. Kepala Balitbang Kemenag Makassar, KH Hamzah Harun Al Rasyid MA, menyebar isyarat Al-Quran tentang Cumulonimbus melalui akun Facebooknya, Kamis (1/1/2015) malam.

“Subhanallah, Nabi Muhammad SAW 1400 tahun silam tanpa pesawat, tanpa satelit dan tanpa teropong, tanpa teknologi dapat menjelaskan jenis awan Cumulonimbus yang dituliskan dalam kitab Al-Quran,” kata alumnus Pondok Pesantren As’adiyah dan Universitas Al Azhar Mesir itu.

Mantan dosen Fakultas Tarbiyah UIN Alauddin Makassar itu kemudian mengajak membaca Al-Quran Surat An-Nur [24]: 43. Baca lebih lanjut

toelank.wordpress.com-Google pagerank,alexa rank,Competitor
Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. | The Motion Theme.
[ Back to top ]
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.693 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: