Opini pembalap terkait insiden Rossi-Marquez di MotoGP Sepang 2015

Rossi vs Marquez. Topgear.com

MotoGP Malaysia yang diselenggarakan di sirkuit Sepang akhir pekan kemarin benar-benar menyuguhkan drama pertarungan antara Rossi dan Marquez.

Aksi dog-fight antara Marquez dan Rossi di GP Sepang harus berakhir di lap ke-7 saat Rossi memaksa Marquez mengambil sisi luar tikungan ke-13. Sentuhan fisik antara keduanya membuat Marquez tersungkur dan gagal meneruskan balap.

Hubungan antara Rossi dan Marquez sendiri sudah memanas sejak hari Kamis (22/10) kala Rossi secara mengejutkan menyebut jika Marquez sengaja membantu Lorenzo di MotoGP Australia dua pekan lalu.

Terkait aksi senggolan Rossi dan Marquez yang membuat MM93 terjatuh di lap ke-7, banyak komentar yang bergulir baik dari para fans di dunia maya maupun dari para pembalap lainnya.

Berikut beberapa opini dari pembalap MotoGP terkait kejadian kontroversial di MotoGP Sepang 2015.

Andrea Dovizioso (Ducati)

“Reaksi Valentino melampaui batas. Saya pikir Marquez memang mengganggu Rossi dan dia (Rossi) jatuh ke perangkap Marquez. Rossi memang menciptakan sendiri situasi ini pada hari Kamis. Tak diragukan jika Marc sedang ‘bermain sedikit’ dengan Valentino, tapi dia tidak pernah melampaui batas regulasi.”

Andrea Iannone (Ducati)

“Itu adalah situasi yang rumit, aku minta maaf bahwa ini terjadi dalam olahraga kami (MotoGP) saya belum melihat seluruh balap dan saya tidak bisa menilai, tapi saya merasa bahwa Marquez melaju terlalu lambat di lap kedua meski dirinya memiliki potensi untuk bertarung dengan Pedrosa dan Lorenzo. Dalam pemanasan (Marquez) sangat cepat, Anda tidak bisa mendadak jadi lebih lambat hingga satu detik setelah beberapa jam saja. Setiap sudut rekaman akan membuat pendapat yang berbeda, tapi jelas ini adalah cerita yang tak disukai banyak orang.”

Dani Pedrosa (Honda)

“Ini bukan hal yang baik untuk terjadi di dalam pertarungan akhir kejuaraan. Dari sudut pandang saya, saya dapat mengatakan bahwa pertarungan sengit sudah dimulai di awal lap [antara Rossi dan Marquez]. Tentu, hal itu memanas selepas konferensi pers dan sesi latihan dan kemudian mereka bersama-sama dalam lomba dan mulai bertarung dari awal.” ujar Pedrosa.

“Valentino ingin menjalani balap dengan lebih tenang dan mungkin mencoba untuk mengejar Jorge untuk perebutan posisi kedua, tapi Marc ingin tetap berada di podium karena Marc selalu memiliki semangat juang dan dia memiliki cukup cara yang baik untuk mengelola motornya dan melakukan cara overtake khusus, “tambah Pedrosa.

Jorge Lorenzo (Yamaha)

“Saya rasa tak hanya saya, tapi banyak orang kehilangan rasa hormat untuknya sebagai seorang olahragawan. Vale memang pebalap yang menakjubkan, mungkin yang terhebat sepanjang sejarah, namun sebagai seorang olahragawan, saya rasa banyak orang akan berubah pikiran,” ujar Lorenzo.

Angel Nieto (mantan pembalap MotoGP, pemegang 13 gelar juara dunia)

“Apa yang terjadi saat ini berdampak buruk bagi semua orang dan jadi hal menyedihkan untuk olahraga kami (MotoGP). Saya terkadang melakukan duel seru dengan beberapa kontak, namun tidak seperti hari ini, ada semua kamera di sana sini yang membuat segalanya lebih buruk.”

Sumber: Crash dan GPOne