Ridwan Kamil adalah sosok pemimpin idaman bagi banyak rakyat Indonesia. Performa gemilangnya sebagai walikota Bandung membuat citra dirinya sebagai seorang pemimpin makin positif. Tak hanya itu, Ridwan Kamil juga menampilkan kesan pemimpin yang cerdas, tegas, inovatif, namun tetap bersahaja dan low profile. Tak heran jika banyak orang yang kerap menyandingkannya dengan sosok Prabowo Subianto dalam memimpin Indonesia. Apalagi, keduanya dianggap memiliki aliran politik yang sama.

Apa alasan Ridwan Kamil layak menjadi orang kedua dalam memimpin Indonesia? Tentu, jawabannya karena sudah memiliki segudang prestasi. Tidak hanya di level nasional, tapi juga internasional. Tak hanya berkontribusi untuk negara, namun juga mengharumkan nama Nusantara di mata dunia.

Apa sajakah prestasi yang sudah diraih oleh Ridwan Kamil? Apa yang membuatnya layak mendampingi Prabowo? Berikut uraiannya. Dijamin sangat inspiratif dan membuat Anda makin bangga dengan sosok Kang Emil.

1. Ridwan Kamil layak mendampingi Prabowo karena punya pengalaman akademis kelas internasional yang sangat bagus



Tidak main-main. Setelah lulus S-1 di ITB jurusan Teknik Arsitektur, mendapat beasiswa di University of California, Berkeley. Universitas ini dikenal sebagai salah satu universitas paling top dan selalu berada di ranking 10 besar universitas terbaik dunia untuk jurusan arsitektur.

Di Amerika Serikat, Ridwan Kamil tidaklah hidup bermewah-mewah. Ia datang ke Berkeley dengan duit yang pas-pasan. Ia pun terpaksa terpisah dengan istrinya, Atalia Kamil, dan anak pertamanya, Emmiril Khan Mumtadz. Untuk makan sehari-hari, Emil pun hanya menjatah dirinya 1 USD setiap satu kali makan. Berat badannya pun tak segemuk saat ini.

Namun masa-masa sulit itu berhasil dilewati Emil. Kerja kerasnya membuahkan hasil yang baik. Tesisnya mendapatkan nilai sempurna dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi, mencapai 3,9.

Tak hanya lulus dengan gemilang, Ridwan Kamil juga sempat bekerja paruh waktu di Departemen Perancanaan Kota Berkeley.

Jadi, selain sukses secara akademis, Kang Emil juga sukses membangun relasi dan mencari pengalaman kerja di dunia internasional.

Hal ini tentu membuatnya terlihat apik jika disandingkan dengan Prabowo. Kita semua tahu, Prabowo sempat mengenyam pendidikan di dunia internasional dengan prestasi yang membanggakan. Baik pendidikan formal, maupun pelatihan militer.

2. Mampu berbicara di dunia internasional melalui Urbane, perusahaan yang didirikannya. Karir bisnisnya juga cemerlang, seperti karir bisnis Prabowo.



Selepas menuntut ilmu di negara asing, pada tahun 2002 Ridwan Kamil pulang ke tanah kelahirannya Indonesia dan dua tahun kemudian mendirikan Urbane, perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa konsultan perencanaan, arsitektur dan desain.

Urbane adalah perusahaan yang didirikan oleh Ridwan Kamil pada tahun 2004 bersama teman-temannya seperti Achmad D. Tardiyana, Reza Nurtjahja dan Irvan W. Darwis. Reputasi Internasional sudah mereka bangun dengan mengerjakan projek-projek di luar Indonesia seperti Syria Al-Noor Ecopolis di negara Syria dan Suzhou Financial District di China. Tim Urbane sendiri terdiri dari para profesional muda yang kreatif dan berpikir idealis untuk mencari dan menciptakan solusi mengenai masalah desain lingkungan dan perkotaan. Urbane juga memiliki projek berbasis komunitas dalam Urbane Projek Komunitas dimana visi dan misinya adalah membantu orang-orang dalam sebuah komunitas perkotaan untuk memberikan donasi dan keahlian-keahlian dalam meningkatkan daerah sekitarnya.

3. Mendirikan perusahaan-perusahaan lain yang juga memiliki reputasi bagus di dunia internasional

Belum puas dengan Urbane, Kang Emil juga kembali bersinar melalui anak perusahaan konsultan lain yang didirikannya, Saat ini, ia berstatus sebagai Senior Urban Design Consultant SOM, EDAW (Hong Kong & San Francisco), dan SAA (Singapura).

Dari pengalaman bekerja di konsultan arsitek dan desain ternama di AS, seperti EDAW San Francisco, AS, yang memiliki cabang di berbagai negara, yakni EDAW Asia dan EDAW Hong Kong, itulah Urbane dipercayai klien-klien asing. Urbane sering mendapatkan proyek desain yang dialihdayakan EDAW. Contohnya, Marina Bay Waterfront Master Plan di Singapura, Suktohai Urban Resort Master Plan di Bangkok, Thailand; dan Shao Xing Waterfront Masterplan di Shao Xing, Cina. Ketiganya melalui EDAW Asia.

Kemudian, Beijing Islamic Centre Mosque di Beijing melalui EDAW Hong Kong. Bukan hanya EDAW, konsultan arsitek dan desain ternama di Hong Kong, Singapura dan Bahrain — SOM Hong Kong, SAA Singapura dan AJ Vision Bahrain — pun sudah mengalihdayakan beberapa proyek ke Urbane. Contohnya, Beijing CBD Master Plan di Beijing, Guangzhou Science City Master Plan di Guangzhou dan District 1 Saigon South Residential Master Plan di Saigon, Vietnam. Semua proyek ini melalui SOM Hong Kong. Lalu, Greater Kunming Regional Master Plan dan Kunming Tech Park Master Plan di Kunming, Cina, melalui SAA Singapura dan Ras Al Kaimah Waterfront Master di Qatar-Uni Emirate Arab melalui AJ Vision Bahrain.

4. Komunikatif, demokratis, dan mau turun ke lapangan

Ridwan Kamil dikenal sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat. Tidak segan-segan turun langsung, berkomunikasi secara aktif dengan masyarakat. Ia memiliki akun sosial media yang aktif digunakan sebagai media komunikasi. Tidak hanya sekedar formalitas, Kang Emil benar-benar menggunakan akun sosial medianya untuk menanindaklanjuti komplain dan masukan dari warga Bandung.

Karena begitu mencintai masyarakat, Ridwan Kamil akhirnya juga sangat dicintai masyarakat.

Tentu, sosok pemimpin yang dicintai rakyat sangat diperlukan untuk memimpin Indonesia. Kang Emil pastinya mampu bersinergi dengan program-program Prabowo yang sangat pro-rakyat.

5. Memiliki komitmen kuat untuk memajukan generasi muda Indonesia

Sebagian besar orang Indonesia yang sudah sukses di luar negeri biasanya tidak mau kembali ke tanah air. Mereka sudah merasa hidup enak di negara maju, dengan fasilitas serba mewah dan gaji tinggi.

Namun, bagi Ridwan Kamil, memajukan bangsa adalah prioritas utama. Setelah selesai kuliah dengan gemilang di Amerika Serikat dan mendapat banyak relasi, Kang Emil justru memilih untuk kembali ke tanah air. Ia rela untuk meninggalkan segala fasilitas di luar sana untuk memajukan generasi muda Indonesia. Ya, Ridwan Kamil tak ragu untuk menjalani pilihan sebagai Dosen Jurusan Teknik Arsitektur Institut Teknologi Bandung. Tujuannya satu: mencerdaskan calon-calon pemimpin bangsa Indonesia.

Hasil karyanya untuk Indonesia juga sangat brilian. Mulai dari Masjid Merapi yang semua bahanya terbuat dari batako yang berasal dari abu letusan Gunung Merapi, Museum Tsunami Aceh, Rumah Gempa di Padang, sekolah anti gempa di Pangalengan, kawasan elit di Kuningan, Jakarta (Kuningan City),

Jika Prabowo dianggap sebagai perwujudan pemimpin ideal bagi masyarakat dewasa Indonesia, maka Ridwan Kamil adalah representasi kaum muda Indonesia yang kreatif, penuh semangat, dan cinta bangsa.

6. Dikenal sebagai sosok pemimpin yang religius



Satu faktor yang tak kalah pentingnya, Ridwan Kamil adalah sosok pemimpin yang sangat religius. Kesuksesan dan kiprahnya di dunia internasional tidak lantas membuatnya menjadi pribadi yang sekuler. Ia justru tetap menjunjung tinggi identitasnya sebagai umat Islam. Begitu pula dalam memimpin rakyatnya, Ridwan Kamil senantiasa menonjolkan nilai-nilai keislaman. Beliau kerap ditunjuk untuk mengisi khotbah, menjadi imam sholat, serta menjadi pembicara dalam acara-acara bernuansa Islam.

Kombinasi antara Prabowo, Ridwan Kamil, dan poros partai pendukungnya adalah impian setiap ummat yang merindukan kembalinya kejayaan Islam di Indonesia.

Subhanallah, benar-benar sosok pemimpin yang ideal!

http://www.kuliahabroad.com/2015/07/alasan-ridwan-kamil-adalah-sosok.html