Profil & Data Sirkuit Sentul

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Sirkuit Internasional Sentul
sentul_600
Lokasi Babakan Madang – Bogor, Jawa Barat Indonesia
Ajang besar A1GP; Asian F3
Panjang 4,12 km (2,56 mi)
Tikungan 11
Rekor putaran 1’19,029 ( Irlandia Ralph Firman, Republik Irlandia, 2006)

Sirkuit Internasional Sentul adalah sebuah sirkuit balap yang terletak di desa Sentul, kecamatan Babakan Madang, kabupaten Bogor, Jawa Barat,Indonesia. Sirkuit ini sering digunakan untuk menyelenggarakan balap motorserta ajang Asian F3 dan tercatat pernah menjadi penyelenggara MotoGPhingga akhir tahun 1997.

Sejarah

Usaha dalam membangun sirkuit Formula Satu kedua di Asia setelah Jepangadalah di Indonesia, sekitar 15 tahun yang lalu ketika Hutomo Mandala Putra – putra presiden Republik Indonesia kala itu H.M. Soeharto – mempelopori pembangunan sebuah sirkuit di Sentul.

Dengan panjang 4,12 kilometer, Sirkuit International Sentul diharapkan dapat menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara penyelenggara Formula Satu, hingga akhirnya pada tahun 1997, krisis moneter di Asia menyebabkan hal tersebut menjadi tidak mungkin dilaksanakan. Rampung pada tahun 1994, fasilitas yang ada kini telah sedikit tertinggal oleh perkembangan zaman, hingga menyebabkan ia tidak cocok untuk menyelenggarakan ajang yang super cepat sekelas F1.
Namun, sirkuit ini tetap cocok bagi pembalap untuk berkompetisi di ajang Asian Formula 3 Super Series. Setelah diadakan beberapa perbaikan di beberapa bagian sirkuit untuk mencapai standar yang ditetapkan FIA untuk menyelenggarakan balapan seperti A1 Grand Prix, yaitu tingkat 2 (tingkat 1 adalah standar untuk menyelenggarakan balapan sekelas F1) maka sirkuit sentul akhirnya dapat menyelenggarakan A1 Grand Prix selama dua musim (2005-06 dan 2006-07).

Data sirkuit

Sirkuit Sentul dari atas

Sirkuit Sentul 1994

  • Panjang lintasan: 4,12 km (2,56 mil)
  • Lebar lintasan: 15 m
  • Lintasan lurus terpanjang: 900 m
  • Lisensi sirkuit FIA tingkat 2.
  • 50 garasi pit
  • 2 tribun duduk tertutup

Fasilitas

  • Lintasan Grand Prix (ilustrasi kanan atas)
  • Motocross, Autocross dan Sirkuit Go-Kart (ilustrasi kanan atas)
  • Hotel internasional bintang tiga
  • Bungalow
  • Lapangan golf internasional
  • Restoran
  • Pusat rekreasi
Paddock Scrutineering Grha Istirahat Pembalap Grha Perlengkapan
S P B U Landasan Helikopter P M K Pusat Kesehatan
Menara Kontrol Room Media & Press Center Lahan Parkir VIP Main Stand
Sub Stand Victory Tower Gerbang Utama Gerbang Samping
Lahan Parkir Water Storage Pos Penjagaan Sungai Cigede
Pembangkit Listrik Hospitality Suites Cottage

A1 Grand Prix

Sirkuit Sentul menyelenggarakan A1 Grand Prix pada tanggal 12 Februari dan 10 Desember 2006.

Musim Pemenang Sprint Race Pemenang Feature Race
2005-2006 Bendera Perancis Nicolas Lapierre Bendera Kanada Sean McIntosh
2006-2007 Bendera Australia Jonny Reid Bendera Australia Jonny Reid

Indonesia MotoGP

Sirkuit Internasional Sentul pernah menyelenggarakan MotoGP pada tahun 1996 dan 1997.

Musim Pemenang 500cc Pemenang 250cc Pemenang 125cc
1996 Bendera Australia Michael Doohan Bendera Jepang Tetsuya Harada Bendera Jepang Masaki Tokudome
1997 Bendera Jepang Tadayuki Okada Bendera Italia Max Biaggi Bendera Italia Valentino Rossi

Video Saat Moto GP 1997 di Sentul

Ini Yang Akan Diubah dari Sirkuit Sentul Sebelum Jadi Venue MotoGP 2017

 

Ilustrasi. FOTO: AFP

LINTASAN Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, pernah menjad bagian dari venue perhelatan MotoGP. Tepatnya pada 1996 dan 1997. Nah pada 2017 mendatang sirkuit kebanggan masyarakat Indonesia itu rencananya akan kembali menjadi tuan rumah salah satu seri MotoGP.

Saat Sirkuit Sentul menjadi venue penyelenggaraan MotoGP, masyarakat Indonesia bisa langsung melihat kehebatan para pembalap dunia beradu cepat secara langsung.

Mereka akan memacu kuda besinya di lintasan sepanjang 3,9,08 kilometer tersebut.

Sirkuit Sentul sudah 18 tahun tidak pernah dipakai sebagai venue MotoGP. Karena animo masyarakat yang cukup bersar terhadap MotoGP membuat Menteri Pariwisata Arief Yahya membidik 2017 sebagai tahun kembalinya MotoGP ke Indonesia.

Manajer Sirkuit Sentul Ananda Mikola pun menyambut gembira. Dia menyebut hal itu akan menjadi momen di mana Indonesia menjadi pusat perhatian dunia melalui otomotif.

Bagaimana tidak mereka akan menyaksikan Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Marc Marquez dan lainnya di Sentul.

“Saya yakin MotoGP bisa menyatukan semua elemen masyarakat. Sebab jutaan masyarakat Indonesia penggemar MotoGP,” ujarnya.

Menurutnya, jika Sentul ingin menjadi venue MotoGP, maka harus membenahi beberapa fasilitas.

Kata Ananda, dalam standar Federation International de Motocyclisme (FIM) saat ini Sentul masuk dalam grade 3. Padahal penyelenggara Moto GP harus berada di grade A. Karenanya Sentul harus membenahi beberapa hal.

Salah satunya mengubah beberapa tikungan.

Sirkuit Sentul memiliki 11 tikungan sepanjang lintasan. Dalam dunia balap, istilah tikungan dinamai radius yang biasa dikenal dengan sebutan R. Dalam renovasi nanti R2 alias tikungan kedua dalam lintasan harus diubah lurus.

Perubahan berikutnya terjadi di R3 dan R4. Nanti lintasan di titik-titik tersebut diperpanjang.

R5 atau tikungan kelima juga dirubah. Ananda mengaku perubahan itu mengacu pada keselamatan pembalap. Tikungan lain yang juga diubah adalah R6 dan R7. Sebab kedua tikungan itu sangat berdekatan. Kedua tikungan itu akan diperlenar.

Selain itu runoff juga akan dilebarkan dan aspal juga diganti. Menurutnya aspal Sentul saat ini tidak bagus. “Lintasan balap dan aliran sungai dekat, yakni sekitar 15 meter. Karena resapan air dari sungai itu merembet ke pori-pori aspal. itu yang membuat aspal ompong,” ujarnya.

Nah perompakan Sirkuit Sentul dikerjakan desainer sirkuit asal Jerman Hermann Tilke. “Dia akan menjadikan Sentul sebagai sirkuit grade A,” kata dia.