Ini Penyebab Ahok Bicara Kotor Saat Wawancara Live di TV

Dalam wawancara itu Ahok mengumbar kata-kata berupa ta*k saat menantang DPRD DKI yang saat ini masih melayangkan hak angket kepadanya untuk memanggil langsung dirinya.

“Makanya gua bilang, panggil gua ke angket, biar gua jelasin semua.Gua bukain ta*k ta*k semua seperti apa. Biar orang tahu, emang ta*ksemua gua bilang,” ujar Ahok.

Presenter Kompas TV saat itu, Aiman Witjaksono sudah mengingatkan kepada Ahok bahwa wawancaranya ini disiarkan secara live.

“Kita sedang live, Pak Ahok,” ujar Aiman saat itu.

Nggak apa-apa. Kalo bukan ta*k apa, kotoran. Biar orang tau ta*ik gwbilang,” jawab Ahok.

“Mungkin bisa lebih diperhalus Pak Gubernur, dengan segala hormat. Aiman meminta. Rupanya, usai wawancara itu, kata-kata kotor Ahok dipicu ketidaksukaannya atas pertanyaan sang presenter.

Ahok sudah menjawab soal foto istrinya tersebut benar, tetapi bukan sedang memimpin rapat soal Kota Tua seperti yang dituduhkan. Kata Ahok, semua orang bisa datang dan duduk di kursi gubernur. Tapi kali ini istrinya yang kena tuding.

“Kan gua bilang emang pengecut saja orang-orang itu. Kalau ada masalah ngomonglangsung dong,” ujar Ahok usai wawancara ketika itu.

Ahok mengungkapkan ketidaksukaannya saat ditanya berulang-ulang soal kasus itu, padahal dia sudah memberi penjelasan kepada sang presenter.

Ngeyel saja. Sudah saya jelasin, masih ngeyel gitu. Nggak ngerti. Terus dia (Aiman) bilang ini live, gua sengaja aja, siapa suruh live sama gua,” ujar Ahok ketika itu.

Dituding ngeyel oleh Ahok, Aiman Witjaksono menjawabnya melalui akun Twitternya, @AimanWitjaksono, Rabu 18 Maret 2015.

1. Saya ingin menjawab soal “ngeyel” dari hasil wawancara LIVE saya dengan pak Gubernur DKI Jakarta, kemarin.

2. Sebagai jurnalis, saya selalu konsisten untuk tetap mengikuti Hati Nurani

3. Selain Nurani, sbg jurnalis saya menjunjung Independensi.

4. Nurani yg mendorong saya untuk perdalam latar belakang dari setiap isu yg berkembang.

5. Dari Independensi saya selalu merasa bebas dalam menggali

6. Saya pun tak pernah puas, dengan jawaban Narasumber yg tak tuntas.

7. Meskipun dari sikap ini, ada resiko yang saya kandung.

8. Saya ikhlas, mengambil resiko itu.

9. Karena saya percaya, dari Nurani & Independensi ada makna Kebenaran di dalamnya.

http://metro.news.viva.co.id/news/read/603717-ini-penyebab-ahok-bicara-kotor-saat-wawancara-live-di-tv