• kecelakaan

 

Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan raya Ajibarang-Wangon tepatnya di Desa Pancasan Kecamatan Ajibarang Banyumas Jawa Tengah, Kamis (16/10) sore. Peristiwa terjadi karena sebuah truk pengangkut barang rongsok menabrak 7 motor dan 3 mobil sehingga menyebabkan satu pengendara sepeda motor dan 10 orang lainnya alami luka-luka.

Kecelakaan ini berawal dari truk pengangkut barang rongsok bernomor polisi N 8401 UA yang melaju dari arah Purwokerto menuju Semarang melalui jalur pantura alami rem blong saat berada di jalan menurun. Kondisi tersebut menyebabkan sang sopir, Poniji (52) tidak bisa mengendalikan kendaraan bermuatan penuh tersebut sejauh satu kilometer. Akibatnya, truk menabrak beberapa motor, dua mobil boks serta mobil Avanza.

Tidak hanya kendaraan tersebut, truk juga menerjang dua teras rumah, satu tiang listrik dan akhirnya berhenti setelah menabrak tumpukan genteng di halaman rumah warga setempat. Seorang saksi mata, Aji Susanto mengatakan, truk sempat terlihat oleng sejak pertigaan lampu merah Ajibarang.

“Sekitar satu kilometer truknya meluncur, bahkan di sini sudah menabrak tiga motor dan mobil boks,” ujarnya di lokasi kejadian.

Sementara itu, seorang pemilik rumah, Maksum (60) mengemukakan, saat kejadian dirinya sedang menutup tumpukan genteng yang siap jual di halaman rumah. Kemudian, dia mendengar banyak orang berteriak serta klakson dari arah jalan raya. Tak lama kemudian, truk menabrak tumpukan genteng yang berada di halaman rumahnya. “Saya hanya dengar orang teriak awas-awas dan saat itu juga saya melihat truk oleng dan langsung menabrak genteng,” ujarnya.

Setelah kejadian tersebut, sopir truk, Poniji langsung diamankan warga sekitar. Menurut pengakuan Poniji, truk yang dikemudikannya alami rem blong sebelum memasuki Ajibarang. “Remnya sudah mulai blong di turunan Munggangsari. Karena itu saat ada lampu merah, akhirnya saya belok kiri. Ternyata malah jalannya turunan lagi,” ungkapnya.

Mengetahui jalanan yang dilaluinya menurun, ia kemudian terus membunyikan klakson karena kondisi lalu lintas di depannya ramai. “Sampai akhirnya berhenti nabrak tumpukan genteng, saya nggak tahu berapa banyak kendaraan yang ketabrak,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu lintas Kepolisian Resor Banyumas, Ajun Komisaris Polisi Ihram Kustarto mengatakan kecelakaan yang terjadi di turunan Desa Pancasan melibatkan 7 kendaraan roda dua dan mobil avanza serta mobil box. “Iya rem blong, tapi masih kita dalami lagi,” jelasnya.

Di lokasi kejadian, barang-barang rongsok yang diangkut truk tersebut masih berserakan di lokasi, petugas sempat menutup jalan dan berupaya mengevakuasi truk dari lokasi agar arus kendaraan dapat kembali lancar. Kejadian ini juga sempat membuat warga berkumpul di Pos Polisi Ajibarang untuk melihat kondisi motor yang rusak dan hancur.

Bahkan, warga juga berkumpul dihalaman RSUD Ajibarang untuk melihat dan mencari tahu kabar tentang anggota keluarganya yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut. Dari data korban yang berhasil dihimpun, diketahui satu korban tewas bernama Yono (22), warga Ajibarang.

Sedangkan, korban luka berat bernama Zulifar Nur (16) dan Arianto warga Wangon. Kemudian yang mengalami luka ringan Suwarnoto (34) warga Ajibarang, Ades (19) warga Ajibarang, Badriah (28) Warga Ajibarang, Imam (18) warga Ajibarang, Miswan (31), warga Wangon, Daryanto (43) Warga Temanggung, Nur Kholisah (24) warga Ajibarang, Ana Kurnia (3) warga Ajibarang.

 

http://www.merdeka.com/peristiwa/truk-tabrak-7-motor-dan-3-mobil-di-ajibarang-1-tewas.html