Indonesia menang, kerusuhan meledak di Myanmar

Kerusuhan di Myanmar/ Ist

Kerusuhan meledak di area sekitar Stadion Thuwunna YTC, Yangoon, Senin (16/12) malam, usai  Indonesia mengalahkan Myanmar 1-0. Suporter Myanmar berbuat rusuh dengan melakukan pembakaran.

Suasana mencekam sudah terasa sejak pertandingan berakhir. Benda-benda keras berhamburan ke arah lapangan. Para pemain Indonesia mendapat pengawalan ketat saat menuju ruang ganti, menghindari teror suporter tuan rumah. Indonesia memenangi pertandingan dengan skor 1-0. Bahkan, dua fans juga sempat masuk ke dalam lapangan.

Kepolisian setempat pun terpaksa mengamankan pemain tuan rumah yang sangat terpukul atas kekalahan itu. Ketika masuk ke kamar ganti, para pemain mendapat cemoohan dari fans.

Kemarahan melihat tim kesayangannya menelan kekalahan untuk kali pertama juga dilampiaskan fans dengan merusak bagku di tribun. Kerusakan terparah terdapat di Tribun C dan D Stadion YTC. Bangku-bangku plastik ini dilemparkan ke dalam lapangan.

Seperti dikutip dari goal, aksi brutal fans Myanmar terus berlanjut hingga di luar stadion. Mereka melakukan aksi pembakaran, termasuk jersey tim nasional, dan sebuah baliho yang berkaitan dengan SEA Games. Petugas keamanan pun harus bekerja keras untuk membubarkan kerumunan massa.

Sumber ; http://seagames.sindonews.com/read/2013/12/17/99/817655/indonesia-menang-kerusuhan-meledak-di-myanmar

Myanmar Tersingkir, Kerusuhan Meledak di Luar Stadion Thuwunna

Pesepakbola timnas Indonesia melakukan selebrasi seusai mengalahkan Myanmar Nay Phyo Aung pada pertandingan penyisihan grup B Sea Games ke-27 di stadion Youth Training Center, Yangon, Myanmar, Senin (16/12). Indonesia menang dengan skor 1-0 dan melaju ke semifinal. Pesepakbola timnas Indonesia melakukan selebrasi seusai mengalahkan Myanmar Nay Phyo Aung pada pertandingan penyisihan grup B Sea Games ke-27 di stadion Youth Training Center, Yangon, Myanmar, Senin (16/12). Indonesia menang dengan skor 1-0 dan melaju ke semifinal. foto: ant

Kerusuhan meledak di luar Stadion Thuwunna YTC, Yangoon, Senin (16/12) malam paska kegagalan Myanmar lolos ke semifinal sepak bola SEA Games yang memicu kemarahan masyarakat Yangoon.

Pemain dan official Timnas U-23 Indonesia tidak diperkenankan keluar dari lokasi stadion sebelum pihak kepolisian dan tentara Myanmar bisa mengendalikan suasana.

Suasana mencekam sudah terasa sejak pertandingan berakhir. Benda-benda keras berhamburan ke arah lapangan. Para pemain Indonesia mendapat pengawalan ketat saat menuju ruang ganti, menghindari teror suporter tuan rumah. Indonesia memenangi pertandingan dengan skor 1-0.

Saat pertandingan berlangsung dua oknum pendukung Myanmar masuk ke lapangan meluapkan kekecewaan mereka. Rahmad Darmawan sempat telat datang ke ruang konfrensi pers hampir setengah jam, karena dilarang pihak kepolisian keluar dari ruang ganti. “Mereka khawatir kami menjadi objek luapan kemarahan suporter tuan rumah,” ujar Rahmad Darmawan.

Hingga sejam setelah pertandingan tim asuhan Rahmad Darmawan tak boleh meninggalkan area stadion. Larangan juga berlaku pada pendukung Merah-Putih dan jurnalis peliput SEA Games yang ada di lokasi pertandingan. “Situasi di luar stadion masih panas. Sebisa mungkin para wartawan bertahan dulu di dalam area steril stadion. Jika ingin keluar usahakan berkelompok, jangan terpisah-pisah,” ujar Chandra Soloechan, manajer timnas U-23 mengimbau para jurnalis yang berada di area mix zone.

Hingga berita ini diturunkan situasi mulai kondusif namun masih dalam pengaman pihak keamanan setempat.

Sumber : http://www.sayangi.com/sports1/read/13427/myanmar-tersingkir-kerusuhan-meledak-di-luar-stadion-thuwunna

 

Berikut Cuplikan Pertandingannya …