Berikut artikel yang saya copy dari https://www.facebook.com/notes/sonny-alexander-simatupang/modus-penipuan-pura-pura-membeli-rumah/10150448613887071

Semoga bermanfaat & bisa meningkatkan kewaspadaan kita terhadap penipuan yang semakin banyak modusnya.

Ini kejadian yang dialami sendiri oleh Bapak Rocky. Saya memang menjual rumah saya di bekasi, saya upload melalui situs www to*o**gus com. Tak sampai 2 hari ada yang SMS saya dari 083896650947 dengan isi; Maaf, saya ibu Sulastri yang kemarin liat RUMAH nya, merasa cocok dan berminat, jadi untuk masalah harga silahkan hubungi suami saya. H.RIDWAN di No. 081219164757. Trims.

Setelah saya hubungi nomor yang tertera, dia mengaku bernama HAJI RIDWAN. mengaku sudah melihat rumah saya dan merasa cocok, hari itu juga dia menawarkan dengan bahasa yang halus, (logat bukan jawa), untuk tanda jadi sebesar Rp 10 juta. Malam itu juga dia mau transfer ke Rekening NIAGA saya melalui MANDIRI dia ke NIAGA saya.

Singkat cerita, dia menelpon beberapa kali, karena saya dalam perjalanan ke rumah (1,5 jam), saya abaikan telponnya. Sesampai di rumah, dia telpon lagi, dan minta saya untuk cek ke ATM, apakah uangnya sudah diterima, alasannya karena dananya besar. Sampai sini saya masih belum curiga, saya beranggapan, namanya orang sudah transfer pasti dia berkepentingan untuk memastikan keamanan uangnya. Sudah sampai atau belum.

Saya jawab, saya akan cek ke CIMB CLICKS, karena saya punya akun online dari CIMB NIAGA, jadi transferan atau aktivitas apapun pasti terlihat. Saya cek, tidak ada perubahan dana. Dia telpon lagi dan menanyakan hal itu, lalu dia menanyakan lagi uang saya sebelumnya berapa dan sekarnag ada berapa.

Disinilah saya merasa tidak enak, ngapain coba dia menanyakan Rekening saya, akhirnya tidak saya jawab, saya bilang saja yang jelas tidak ada perubahan saldo di rekening. Lalu dia ngotot untuk memaksa saya ke ATM, untuk cek langsung. Oke, saya turuti, karena ATM Niaga memang tidak terlalu jauh, setelah sampai, saya cek, memang tidak ada dana masuk sama sekali. Saya tidak membawa handphone, karena malas nih orang bawel sekali, pikir saya.

Sampai di rumah, istri saya bilang bahwa orang tadi menelpon lagi dan dengan nada kurang simpatik, menanyakan kemana saya, berapa lama balik, trus kok tidak bawa handphone, terus apa ada handphone yang lain.

Inti nya istri saya agak tersinggung atas nada suaranya yang tinggi. Disini kecurigaan saya menguat, tapi saya masih tidak yakin ini penipuan.

Kemudian saya cek lagi CIMB CLICKS, memang tidak ada. Dan dia (H. RIDWAN) nelpon lagi, dia bilang dia akan mengadu ke MANDIRI CALL, sementara dia menelpon, saya diminta untuk ke ATM MANDIRI (bukan NIAGA) saja, agar dipandu untuk Cek Saldo dan transfer. Oke, saya ke ATM lagi, tapi kali ini ke ATM MANDIRI, sesuai permintaan si Penipu ini. kemudian dia telpon lagi, dia bilang akan melakukan CONFERENCE CALL (trimitra / telpon bertiga) ke MANDIRI untuk pengaduan, kenapa dana 10 juta nya tidak bisa saya terima. Saya dengar pembicaraan dia dengan “MANDIRI CALL” (saya beri tanda kutip). “ Halo Mandiri Call, saya yang tadi, ini Pak Rocky mau bicara ” Naaahhh… kecurigaan saya makin menguat, kalau anda pernah menelpon MANDIRI CALL, anda akan sangat kecil kemungkinan untuk mendapatkan operator yang sama setelah menelepon untuk kali kedua atau ke tiga, karena itu adalah Layanan Hunting, Operatornya bisa 100-200 orang per hari. Mana bisa dia mendapatkan orang yang sama, harusnya dia memberi penjelasan ulang ke operatornya.

Setelah itu orang Mandiri Call nya ngomong ke saya, dia menyuruh saya untuk cek saldo ATM NIAGA saya di ATM MANDIRI (bukan NIAGA), dan menyuruh saya mengucapkan saldo tersisa, tentu saja tidak saya turuti, lalu dia mengaku sistemnya mandiri memang sedang ada masalah, jadi saya diminta untuk Full (tarik) dana, melalui transaksi lain, lalu ada pilihan transfer dana, kepada rekening, dan jumlah, untuk jumlah, dia minta ketika angka 09837632, atau berapa saya lupa, perhatikan angka 0 yang diminta, saat kita mengetik angka 0 di Menu Jumlah Yang Ditransfer, maka angka 0 akan hilang, jadi akan tertampil  9837632, artinya adalah uang sembilan juta lebih!!

Dan bila anda pencet OK, maka TIDAK ada konfirmasi / layar yang bertuliskan bahwa ‘dana akan ditransfer sejumlah sekian ke Rekening atas nama bla bla’, berbeda dengan bila kita cek di ATM Mandiri pakai kartu ATM Mandiri, pasti ada konfirmasi itu sebelum dana dikirim.

UNTUK ATM BERSAMA TIDAK ADA KONFIRMASI ITU SEBELUM DANA DIKIRIM!!!! HATI-HATI!!!

Inilah yang dimanfaatkan penipu itu. Untungnya, alhamdulillah di detik terakhir saya sadar bahwa ini semua adalah PENIPUAN, saya juga terperanjat dan sampai keluar keringat dingin, saya tidak pencet tombol OK. Saya matikan telepon saya.

Dana saya aman, tapi kurang dari satu langkah saja, saya akan kehilangan uang 10 juta rupiah… inna lilahi wa innailihi rajiunn….

Si Penipu telepon lagi dan akhirnya saya maki-maki habis-habisan, tapi teleponnya langsung ditutup.

Ya…..ampuuuunnn…. gumam saya…. sampai kasir di Indomaret (gabung sama ATM) nanya ke saya ada apa kok saya maki-maki…, saya ceritakan dan dia bilang pernah ada yang persis kaya saya, sampai nangis di depan Indomaret… dia kehilangan 10 juta kurang, persis sekali dengan yang hampir saya alami… astaghfirullah…

Buat anda semua yang baca, hati-hati akan hal ini yah…? Jangan sampai terjadi pada anda atau keluarga anda atau teman-teman anda karena modus ini sudah marak…

Si Penipu ini niat sekali nipunya, dia membuat ‘MANDIRI CALL” palsu beserta operatornya yang juga penipu, sampai ada rekaman Lagu Mandiri Call juga persis, dan ada ‘Automatic Tone’, yang kita disuruh pencet satu untuk Indonesia / inggris, dll, baru tersambung ke operatornya, MIRIP!

Oh…..iya silahkan sebar email ini, bukan HOAX dijamin, dan nomor penipunya sekalian disebarkan, dan hati hati juga memasang iklan di situs www  to*o**gus  com yang saya sebutkan tadi, cukup banyak mahluk biadab yang login yang siap sedia menipu ratusan mungkin ribuan yang posting disana.

Semoga para Penipu itu bertaubat, dan Polisi mengambil tindakan sesuai hukum yang berlaku……

Sumber : https://www.facebook.com/notes/sonny-alexander-simatupang/modus-penipuan-pura-pura-membeli-rumah/10150448613887071