Ada yang ngga tau dimana Purwokerto?
Ada yang belum pernah ke Purwokerto?
Ada yang penasaran sama Purwokerto?

Langsung aja ya gan disimak

Purwokerto adalah ibukota Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia. Jumlah penduduknya 249.705 jiwa pada tahun 2005. Berbagai julukan di sandang kota di jalur selatan Jawa Tengah ini dari Kota Wisata, Kota Kripik, Kota Transit, Kota Pendidikan sampai kota Pensiunan karena begitu banyaknya pejabat-pejabat negara yang pensiun dan akhirnya menetap di kota ini. Di kota ini pula terdapat museum Bank Rakyat Indonesia, karena bank pertama kali berdiri ada disini dan pendiri bank ini adalah R. Wirya Atmadja putra daerah Purwokerto.
Pemerintahan
Kota Purwokerto

Nama Kecamatan Ibukota Kecamatan Kelurahan Penduduk Tahun 2010
Purwokerto Barat Rejasari 749.044
Purwokerto Timur Purwokerto Wetan 657.160
Purwokerto Utara Bancarkembar 757.178
Purwokerto Selatan Karangklesem 770.459
Geografi
Purwokerto terletak di selatan Gunung Slamet, salah satu gunung berapi yang masih aktif di pulau Jawa, secara geografi Purwokerto terletak di koordinat 7°26′S 109°14′E. Selain menjadi pusat pemerintahan karena menjadi pusat koordinasi daerah Jawa Tengah bagian Barat Bakorlin III.
Sejarah
Awal-awal abad XX. Pada suatu kota. Saat itu, babak baru dalam tata ruang tengah memasuki kota tersebut. Setiap jalan terlihat lebar. Pepohonan hijau nan rindang meneduhi para pejalan kaki ketika melintas di area pedestrian. Jalan-jalan terlihat asri. Sulit untuk membedakan antara jalan utama dengan jalan penghubung. Di depan gedung karesidenan, terdapat sebuah taman kota. Taman Merdeka, nama taman itu. Sebuah taman untuk tempat warga kota melepas penat setelah kesibukan. Kota terasa nyaman bagi warganya. Inilah suasana Kota Purwokerto dengan perencanaan tata ruang yang baru. Suatu masa ketika Pulau Jawa mulai berkembang. Saat itu, kota-kota di Pulau Jawa tengah mengalami lonjakan penduduk. Kota-kota meledak. Hampir di setiap kota, pertambahan penduduk sekitar 10 kali sampai 20 kali lipat. Kota-kota, mengalami masalah akut tentang tata ruang. Pemerintah kolonial Belanda kelimpungan menghadapi persoalan itu. Sibuk mencari model pembangunan bagi kota-kota di Jawa. Saat kesibukan meliputi Pemerintah Kolonial Belanda, Herman Thomas Kartsen menjejakkan kaki di Semarang pada 1914. Kota yang juga tengah mengalami persoalan pertambahan penduduk. Dalam catatan W.F. Wertheim melalui buku Masyarakat Indonesia dalam Transisi, pertambahan penduduk di kota itu hampir mencapai seratus persen. Di kota tersebut, Kartsen menemui Henri Maclaine Pont. Pont adalah teman Kartsen semasa kuliah di Insitut Teknologi Delf, Amsterdam, Belanda. Di Semarang, Pont mendirikan biro arsistek. Melalui Pont, Kartsen mendapat banyak informasi tentang keadaan Semarang dan kota lainnya. Kedatangan Kartsen di Semarang adalah guna merancang Kota Semarang dan kota-kota di Pulau Jawa terdapat pabrik gula Kalibagor.
Ekonomi
Secara tradisional, Purwokerto bukan merupakan kota industri maupun perdagangan. Sampai saat ini, aktivitas industri amat jarang ditemukan di Purwokerto, padahal Purwokerto merupakan daerah potensial yang sangat strategis untuk melakukan investasi dalam bidang Industri selain dari lahan yang masih luas, akses menuju kota-kota besar lainnya yang mudah, juga tenaga kerja profesional di Purwokerto masih banyak. Kota ini bisa dikatakan tidak memiliki industri dalam skala besar yang dapat menyerap ribuan tenaga kerja atau mencakup wilayah puluhan hektar. Jika pun ada industri, itu umumnya industri-industri tradisional yang hanya mempekerjakan puluhan pekerja (seperti industri rokok rumahan, industri mie atau soun, pabrik pengolah susu skala kecil, industri peralatan dari logam yang tidak seberapa, serta industri makanan oleh-oleh yang hanya ramai pada musim Lebaran). Sektor perdagangan pun setali tiga uang. Di kota ini tidak ditemukan aktivitas perdagangan dalam skala besar. Kota ini tidak memiliki pelabuhan atau fasilitas bongkar-muat barang dalam skala yang secara ekonomi signifikan. Juga tidak terdapat areal pergudangan yang dapat menyimpan komoditas dalam jumlah ribuan kubik. Pendek kata, kota ini sama sekali bukan kota industri dan perdagangan. Sampai dengan awal dekade 2000-an, kota ini lebih cocok disebut sebagai kota pegawai dan anak sekolah. Mata pencaharian penduduk yang bisa diandalkan untuk hidup cukup adalah dengan menjadi pegawai negeri maupun BUMN. Akhirnya, kota ini secara ekonomi saat itu tidak terlalu berkembang.
Perubahan secara cukup signifikan terjadi mulai tahun-tahun 2000-an, yakni saat kota ini mulai dibanjiri mahasiswa-mahasiswa dari berbagai kota di pulau Jawa untuk menuntut ilmu di perguruan tinggi di sini (terutama di Universitas Jenderal Soedirman dan di Universitas Muhammadiyah Purwokerto UMP). Sejak saat itu, aktivitas ekonomi rakyat yang berkenaan dengan kebutuhan mahasiswa pun menggeliat. Ribuan kamar kos dibangun untuk disewakan kepada para mahasiswa pendatang. Ratusan tempat makan didirikan untuk melayani kebutuhan lambung para mahasasiswa yang menjalani siklus lapar setiap 6 jam. Kios-kios alat tulis bermunculan. Warnet tumbuh bagai cendawan di musim semi. Bahkan, jasa pencucian baju (laundry) pun bermunculan guna memenuhi kebutuhan pembersihan pakaian para mahasiswa yang memiliki sedikit waktu untuk mencuci sendiri. Kondisi ini membuat perekonomian kota Purwokerto tumbuh cukup signifikan sebagai kota jasa.
Di Akhir tahun 2011, telah berdiri Hotel bintang 4 Aston dengan 12 Lantai. Pada pertengahan tahun 2012, telah tampak perubahan yang cukup signifikan dalam bidang perdagangan. Bisa dilihat dari dibangunnya Rita Supermall dengan 20 lantai Swissbel Hotel dan 2 basement tepat di selatan alun-alun Purwokerto. Dan juga pemekaran Moro menjadi Mega Mall.
Bahasa dan Budaya
Bahasa yang digunakan adalah bahasa Jawa dengan dialek Banyumasan atau lebih familiar dengan istilah Ngapak. Bahasa ini merupakan bahasa kebanggaan yang patut untuk dilestarikan dan dihargai. Dialek dan budaya masyarakatnya memperkaya keanekaragaman Indonesia. Kenthongan atau musik thek-thek adalah seni musik yang dimainkan dengan alat musik bambu yang dimainkan oleh 20-40 orang. Kebudayaan Begalan dan Ronggeng adalah kesenian asli Banyumas yang sekarang sudah mulai pudar keberadaaannya.
Pariwisata
Purwokerto memiliki beberapa tempat wisata alam andalan yang berskala nasional, berupa gua, air terjun dan wana wisata. Wisata alam di Purwokerto antara lain : Baturaden, Pancuran Pitu, Pancuran Telu, Gua Selirang, Museum BRI, Curug Gede, Curug Ceheng, Curug Belot, Curug Cipendok, Masjid Saka Tunggal, Bumi Perkemahan Baturraden, Bumi Perkemahan Kendalisada, Telaga Sunyi, Mata Air Panas Kalibacin, Bendung Gerak Serayu, Wahana Wisata Lembah Combong, Combong Valley Paint Ball and War Games, Serayu River Voyage, Baturraden Adventure Forest
Perguruan Tinggi
Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Negeri (STAIN), Sekolah Tinggi Teknik Wiworotomo Purwokerto, Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Tengah, Universitas Terbuka Tutorial Purwokerto (UTTP), Politeknik Ma’arif Purwokerto, Politeknik Kesehatan DEPKES Semarang – Kampus Purwokerto, Universitas Wijayakusuma (Unwiku), STIMIK AMIKOM Purwokerto, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Bangsa, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Satria, Politeknik Pratama, Akademi Manajemen Rumah Sakit Kusuma Husada, Akademi Kebidanan YLPP, Akademi Pariwisata Eka Sakti, Akademi Keperawatan Yakpermas, AMIK Bina Sarana Informatika Purwokerto, Akademi Farmasi Kusuma Husada,Politeknik Ma’arif NU Purwokerto Akademi Kebidanan Perwira Husada, Akademi Teknik Telekomunikasi SP Purwokerto
Source : Wikipedia Indonesia

Spoilerfor Aston Imperium Hotel:
Spoilerfor Hotel Wisata Niaga:
Spoilerfor Horison Ultima:
Spoilerfor Hotel Santika:
Spoilerfor Green Valley:
Spoilerfor UNSOED:
Spoilerfor UMP:
Spoilerfor Baturaden:
Spoilerfor Pancuran 7:
Spoilerfor Andhang Pangrenan:
Spoilerfor Alun-Alun:
Spoilerfor Goa Selirang:
Spoilerfor Telaga Sunyi:
Spoilerfor Curug Gede:
Spoilerfor Curug Cipendok:
Spoilerfor Curug Ceheng:
Spoilerfor Dream Land:
Spoilerfor Depo Bay:
Spoilerfor Museum Jenderal Sudirman:
Spoilerfor Museum BRI:
Spoilerfor Festival Serayu:
Spoilerfor Banyumas Extravaganza:
Spoilerfor kenthongan:
Spoilerfor Kuliner:
Spoilerfor RSUD Margono Soekarjo:
Spoilerfor RS Elisabeth:
Spoilerfor RS Geriatri:
Spoilerfor RS Orthopaedi:
Spoilerfor RSGM UNSOED:
Spoilerfor Terminal Bus Purwokerto:
Spoilerfor Stasiun Purwokerto:
Spoilerfor Taxi:
Spoilerfor Angkot:
Spoilerfor SriRatu:
Spoilerfor Rita Purwokerto:
Spoilerfor MORO:
Spoilerfor F2:

Sekarang udah tau kan gimana Purwokerto ??
Semoga bermanfaat & bisa nambah informasi buat semua

Ayo Liburan Ke Purwokerto

Spoilerfor Suhu Udara:
18-08-2013 Lumayan sejuk..

Quote:Peta Kabupaten Banyumas

Spoilerfor peta kabupaten banyumas:

Quote:Peta Jawa Tengah

Spoilerfor Peta Jawa Tengah:

Quote:Informasi Angkutan Kota (Angkot) Purwokerto
Informasi Taksi di Purwokerto
Hotel Murah di Purwokerto

Quote:Sekarang kita nikmatin skyline kota Purwokerto dari ketinggian ya

view arah utara , keliatan Padang Golf Wijaya Kusuma & RS Wijaya Kusuma

Spoilerfor skyline 1:

view arah selatan, Jalan Ovis.. keliatan juga gunung tugel..

Spoilerfor skyline 2:

view arah Jalan Kombas, ada proyek pembangunan Hotel Dominic..

Spoilerfor skyline 3:

view arah utara, terlihat Gedung Rektorat Unsoed, Auditorium Unsoed, Gedung BSI..

Spoilerfor skyline 4:

view arah GOR Satria Purwokerto.. masih banyak lahan hijau, seger pokoknya..

Spoilerfor skyline 5:

view RS Wijaya Kusuma nih..

Spoilerfor skyline 6:

view arah barat, Jalan Dr Angka.. keliatan Horison Ultima & RS Santa Elisabeth..

Spoilerfor skyline 7:

view per4an Aston Imperium..

Spoilerfor skyline 8:

view barat daya, keliatan Hotel Wisata Niaga..

Spoilerfor skyline 9:

view timur laut, keliatan Rumah Sakit Gigi & Mulut UNSOED, RSGM Pertama di Jawa Tengah nih gan..

Spoilerfor skyline 10:

Penampakan New Bunto’s dari jauh… ke barat sedikit, sebelah kanan Fuji Film, lokasi Bunto’s lama yg udah dirobohkan, dan nantinya akan jadi HighRise baru yaitu Rita Supermall+Swiss Belhotel 20 Floor + 2 Basement dan akan menempati ranking pertama HighRise yg saat ini masih dipegang Aston Imperium..

Spoilerfor skyline 11:

Perum Permata Hijau , belakang Horison Ultima..

Spoilerfor skyline 12:

Penampakan Hotel Santika Purwokerto..

Spoilerfor skyline 13:
Spoilerfor skyline 14:
Spoilerfor skyline 15:

Quote:Wisata Kuliner

Spoilerfor Wiskul:

Kalau berkunjung ke Kota Purwokerto, masalah urusan perut nggak usah bingung2, banyak banget tempat makan & nongkrongnya.. puluhan kayanya (nggak ngitung… haha ) Harga? Murah kok Rasa? Relatif.. Yummy.. Selera masing2 hehe Tanpa bermaksud promosi, hanya sebatas memberikan informasi atau referensi kepada agan semua

Spoilerfor Mang Engking:
Spoilerfor Phuket:
Spoilerfor Asiatic:
Spoilerfor Bunto’s:
Spoilerfor Angkringan tahu kupat:
Spoilerfor Azcafe:
Spoilerfor Bebek Goreng H. Slamet:
Spoilerfor Blasta:
Spoilerfor Leko:
Spoilerfor Joglo:
Spoilerfor ChocoKlik:
Spoilerfor Iga Bakar Mas Giri:
Spoilerfor Dapoer Penyetan:
Spoilerfor Ayam Penyet Suroboyo:
Spoilerfor Lele Lela:
Spoilerfor MP (Merah Putih):
Spoilerfor Bakso Pekih:
Spoilerfor Tantene Unwiku:
Spoilerfor Soto Sungeb:
Spoilerfor d’Garden:
Spoilerfor Soto Jalan Bank:
Spoilerfor @Lounge:
Spoilerfor OBAMB:
Spoilerfor Aroma:
Spoilerfor Keratonan:
Spoilerfor Bale Inyong:
Spoilerfor B’Cafe:
Spoilerfor Cak Kholiq:
Spoilerfor Big Burger B’Karan:
Spoilerfor Champion:
Spoilerfor D’Best:
Spoilerfor Sate Dua Saudara:
Spoilerfor EIGO:
Spoilerfor Elanno De Coffee:
Spoilerfor Freshco:
Spoilerfor Java Steak:
Spoilerfor Kabayan:
Spoilerfor Kemangi:
Spoilerfor KFC Tamara Plaza:
Spoilerfor Libero:
Spoilerfor Loja De Cafe:
Spoilerfor Lumbung:
Spoilerfor Mayasi:
Spoilerfor Mbok Sarun:
Spoilerfor Meteeor Cafe:
Spoilerfor Mister Burger:
Spoilerfor Oemah Daun:
Spoilerfor Papa Ron’s:
Spoilerfor Purimas:
Spoilerfor Riung Panyaungan:
Spoilerfor Rumah Kafein:
Spoilerfor Sae Niki:
Spoilerfor Tantene Dukuhwaluh:
Spoilerfor Tantene Pabuaran:
Spoilerfor Pisa:
Spoilerfor Spesial Sambal:
Spoilerfor Kedai Extra Pedas:
Spoilerfor Pratistha Harsa Blok B:
Spoilerfor Angkringan BAE:
Spoilerfor Bredtoast Cafe:
Spoilerfor Cibiuk:
Spoilerfor Sirlo Steak: