Wah,. Seorang Biksu Buddha asal Thailand mendapat kritik keras setelah berfoto di pesawat jet pribadi dikelilingi dengan aksesoris fashion high-end. Semua aset biksu ini akhirnya dibekukan setelah tuduhan pencucian uang dan penipuan.
 

Luang Pu Nenkham Chattigo, biksu flamboyan yang berasal dari Biara Khantitham Forest, telah dilarang mentransfer uang atau pun menarik uang dari rekening banknya oleh Anti Money Laundering Office (AMLO) Thailand.
image

Biksu ini menarik perhatian sejak videonya terbang dalam pesawat pribadi sambil memakai kacamata aviator dan membawa tas Louis Vuitton menjadi sensasi internet bulan lalu.

Foto dirinya berbaring di sebelah gadis telanjang juga menimbulkan kemarahan di Thailand, yang memiliki populasi Buddha terbesar di dunia dan di mana biksu seharusnya hidup selibat.

Biksu ini telah dituduh menjadi ayah dari dua orang anak dan berhubungan seksual dengan setidaknya 8 wanita.

AMLO memerintahkan 16 rekening bank milik biksu tersebut dan rekan-rekannya dibekukan setelah mengetahui bahwa transaksi hariannya melibatkan setidaknya 4 juta poundsterling atau sekitar Rp60 miliar. Sepuluh rekening atas nama biksu itu.

“Saya ingin memperingatkan jaringan Luang Pu Nenkham dan Luang Pu sendiri bahwa mereka tidak bisa memindahkan aset dari rekening bank karena kalau dia melakukannya, berarti itu termasuk pencucian uang,” kata Kapten Polisi Suwanee Sawaengphol, Deputi Sekretaris Jenderal AMLO.

Pencucian uang di Thailand dapat dihukum dengan penjara sampai 10 tahun.

AMLO mencurigai bahwa uang tersebut berasal dari donasi publik kepada biaranya yang terletak di Timur Laut Thailand Provinsi SI Saket.

“Jika uang tersebut didapat dari eksploitasi kepercayaan orang lain melalui penipuan, itu juga termasuk ilegal di bawah undang-undang pencucian uang,” kata Kapten Polisi Suwanee.

Biksu berusia 34 tahun itu dipercaya sedang berwisata di Eropa.