DUBAI – Seorang pria Prancis dituntut dua tahun penjara oleh Pengadilan Dubai stelah ia terbukti meludahi kitab suci umat Islam, Alquran. Ia juga didakwa menganiaya seorang wanita Inggris yang baru saja memeluk Islam.
Pria Prancis yang hanya disebut insialnya itu, RJ, diduga menyukai wanita Inggris itu. Kesaksian dari sang perempuan itu menyebutkan RJ beberapa kali memintanya untuk mau menikah dengannya, namun wanita tersebut menolak pinangan RJ.
“Dia memaksa saya masuk ke dalam kamar, ia berteriak ke arah saya. Ia bertanya kenapa saya menyimpan AlQuran dalam rumah saya, ia bertanya apa saya ingin masuk Islam? Kemudian ia meludahi al-Quran saya dan melemparnya ke lantai,” ujar sang perempuan Inggris itu, seperti dikutip Gulf News, Senin (26/11/2012)
“Dia mengunci saya dalam kamar itu selama 4 jam dan dia terus menganiaya saya,” tambahnya.
Dalam persidangan juga terungkap bahwa RJ mengancam akan membunuh sang wanita dan keluarganya apabila wanita itu menolak untuk dinikahinya.
Kasus itu terungkap setelah seorang teman mendatangi rumah itu untuk mengecek keadaan warga Inggris tersebut. Temannya itu khawatir akan keadaannya setelah korban tidak dapat dihubungi sepanjang hari.
Pengadilan Dubai menuntut RJ untuk tindakan penyanderaan, penganiayaan, dan penghinaan terhadap Islam. Dalam pengadilan RJ menyatakan, dirinya tidak bersalah namun hakim memutuskan sebaliknya. RJ akan dideportasi kembali ke Prancis setelah ia menyelesaikan masa hukumannya di Dubai.