Supoprter Malaysia rupanya sulit menerima kekalahan tim kesayangannya.  Apalagi, dengan skor yang cukup telak 3-0.  Karena itu, setelah usai pertandingan, ratusan Suporter langsung memaki-maki pelatih Malaysia K.Rajagopal.

Suporter yang menamakan dirinya Ultras Malaya itu bahkan menghadang bus pemain yang akan meninggalkan Stadion. Akibatnya, bus pemain sempat tertahan sekitar 35 menit sebelum akhirnya bisa keluar dari Stadion.

Zainol Sidek Bin Mohd Jafar, salah satu anggota Suporter mengaku kecewa dengan Rajagopal karena performa timnas terus menurun. Dia meminta Malaysia bisa tampil baik saat melawan Laos (28/11).

“Kami tak suka kalah. Kami menang harusnya, kami ingin dua pertandingan harus menang. Ini kami protes supaya dia tahu soporter ingin menang,” cetusnya.

Di jalan-jalan keluar Stadion, suporter juga menyanyikan yel-yel yang intinya memaki-maki Rajagopal. Mereka juga mengkritik FAM yang masih mempercayakan posisi kepada Rajagopal. Dia dianggap oleh suporter terlalu bereksperimen sehingga penampilan Harimau Malaya, julukan Timnas Malaysia, menurun.

Sebelumnya, suporter Malaysia juga sempat saling lempar dengan suporter Indonesia setelah laga Indonesia v Laos. Beruntung, situasi memanas itu bisa dicegah menjadi kerusuhan besar setelah puluhan petugas keamanan melakukan barikade.

Namun, dari laga kemarin spanduk suporter Indonesia sempat diambil dan dilarang dibawa oleh petugas. Sebab, mereka menyertakan embel-embel Malaysia di belakang nama kelompok suporter.

“Spanduk kami nggak boleh sama polisi. Alasannya bonek-viking Malaysia tidak dikenal. Ada nama Malaysia di belakangnya. Karena itu dilarang,” papar Aditia Gilang Rhamadhani, koordinator Bonek Malaysia.