Tahun Depan, Arsenal Dipastikan Main di Jakarta

Arsenal (© AFP 2012)

Arsenal mengumumkan akan bermain di Jakarta tahun depan. The Gunners, julukan Arsenal, yang telah melakukan sejumlah tur di berbagai negara akan kembali ke Indonesia setelah kunjungan pertamanya pada 1983.

Ivan Gazidis mengatakan, dirinya bangga bisa berkunjung lagi ke Indonesia. “Sangat bangga rasanya bisa mengunjungi Indonesia lagi setelah 30 tahun berlalu,” kata Chief Executive Arsenal itu di London, Inggris, Kamis (1/11).

Gazidis menambahkan: “Kami tahu bahwa Arsenal mendapatkan dukungan dari masyarakat Indonesia dan kami sedang mendekatkan klub kepada penggemar. Kami juga sedang mempelajari warisan dan budaya negeri ini.”

Arsenal datang ke Indonesia pada sekitar Juni 1983. Saat itu, The Gunners datang dengan diperkuat kiper legendaris Pat Jennings, dua pemain timnas, Inggris Kenny Sansom dan Graham Rix, serta si legenda hidup David O’Leary. Tujuan utama kedatangan mereka adalah berlibur ke Bali.

Dalam pertandingan melawan PSMS Plus di Medan, Sumatra Utara, Arsenal menang 3-0. Sementara PSSI Selection mereka bungkam 5-0 di Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta. Namun saat melawan juara Galatama, Niac Mitra, di Surabaya, 17 Juni 1983, David O’Leary dan kawan-kawan takluk 2-0.

Dua gol Niac Mitra dicetak pemain Singapura, Fandi Ahmad, di menit 37 dan Joko Malis pada menit 85. Selain Fandi Ahmad, publik Stadion 10 November menyebut kiper David Lee, juga asal Singapura, sebagai pahlawan Kota Pahlawan.

Kemenangan Niac Mitra atas Arsenal jauh lebih hebat dari Marzuki Nyak Mad dan kawan-kawan saat menahan PSV dengan Eric Gerets dan Ruud Gullit-nya 3-3 di Senayan. Namun, banyak yang mencibir kekalahan Arsenal sengan dibuat. Penyebabnya adalah pertandingan itu dimainkan jam 2 siang. Selain itu, pemain Arsenal, Alan Sunderland, juga diusir wasit Ruslan Hatta.

 

SUMBER