Kapten Lazio, Stefano Mauri (REUTERS/Giampiero Sposito)

Sepakbola Italia kembali diguncang dugaan pengaturan skor. Polisi telah menahan setidaknya 14 pemain yang diduga terkait dengan tindakan tidak sportif itu, jumlah terbesar dalam 50 tahun terakhir. Perdana Menteri Italia, Mario Monti, pun beraksi keras.

Kapten Lazio, Stefano Mauri, adalah pemain terakhir yang ditahan polisi meski sampai saat ini dirinya belum terbukti bersalah. Sedangkan bek Zenit St. Petersburg, Dominico Criscito, harus rela absen di Euro 2012 karena tuduhan yang sama.

Sang Perdana Menteri pun memiliki solusi praktis yang menurutnya bisa menghentikan kasus memalukan itu, yaitu menghentikan liga. Bahkan menurutnya liga patut dihentikan beberapa tahun.

“Setidaknya dua atau tiga tahun,” ujar Mario Monti pada Fox Soccer. “Itu bukan usulan dari pemerintah tapi sesuatu yang saya minta.”

Masalah pengaturan skor di Italia bukan hal baru. Pada 2006 lalu juga terkuak skandal pengaturan skor atau Calciopoli. Akibatnya Juventus terpaksa didegradasi ke Serie-B dan dua gelar juaranya dicopot, sedangkan AC Milan, Fiorentina dan Lazio terkena pengurangan poin.

Saat itu, 13 orang diperiksa dan membuat manajer umum Juventus, Luciano Moggi, dihukum seumur hidup tidak boleh berkecimpung di sepakbola akibat keterlibatannya dalam skandal itu.