PSSI Panggil Pemain ISL Untuk Perkuat Timnas

 

Pengakuan PSSI terhadap Indonesia Super League ternyata bukan pepesan kosong, hal itu terbukti dengan dipanggilnya pemain ISL ke Timnas.

Keputusan tersebut diungkapkan oleh Penanggung Jawab Timnas Bernhard Limbong sebagai tindak lanjut dari keputusan Kongres Tahunan PSSI di Palangkaraya, 18 Maret lalu serta sebagai langkah rekonsiliasi yang telah dibangun.

“Untuk memperkuat Timnas harus putra-putra terbaik,” ujar Limbong.

“Sejak dulu sudah saya katakan. Semuanya berhak memperkuat timnas. Apalagi saat ini ISL telah diakui oleh PSSI,” kata Jenderal bintang satu itu.

“Untuk menyiapkan tim, jajaran pelatih yang ada akan secepatnya melakukan pemanggilan kepada pemain yang dinilai memiliki kemampuan. Hal ini dilakukan agar persiapan Timnas jauh lebih baik,” tambahnya.

Timnas Indonesia sesuai dengan jadwal yang ada akan menjalani pertandingan persahabatan dengan Timnas Palestina yang rencananya digelar antara 14-23 Mei mendatang. Pertandingan ini telah menjadi agenda resmi FIFA.

Selain itu Timnas U-23 plus juga dijadwalkan akan menghadapi tim asal Italia, Internazionle. Sesuai dengan jadwal yang ada pertandingan akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, 24 dan 26 Mei mendatang.

Saat ditanya kenapa tidak mengandalkan pemain Indonesia Premier League (IPL) seperti yang diandalkan saat menjalani pertandingan Pra Piala Dunia 2014 melawan Bahrain yang akhirnya dibantai 0-10, Koordinator Timnas Bob Hippy tidak menjelaskan secara detail.

Yang ditekankan pria yang juga menjadi anggota Komite Eksekutif PSSI adalah membangun timnas yang lebih kuat dari semua jenjang yang ada serta pembinaan pemain usia muda.