Ini kisah yang tak biasa: Buford di negara bagian Wyoming, yang dijuluki kota terkecil di Amerika Serikat dilego di balai lelang. Dengan penawaran perdana US$100.000 atau sekitar Rp913 juta.

Pembeli yang beruntung akan mendapatkan wilayah seluas 10 hektar, termasuk sebuah rumah berkamar tiga, menara telekomunikasi, satu sekolah, dan satu pompa bensin.

Buford adalah kota gagal. Awalnya ada 2.000 penduduk di sana, namun satu demi satu warga hengkang, menyisakan hanya satu orang penduduk yang merangkap sebagai walikota.

Seperti dimuat situs CNN, Buford kini telah laku. Dua pebisnis asal Vietnam yang identitasnya masih misterius memenangkan lelang dengan harga US$900.000 atau sembilan kali dari harga yang ditawarkan.

Proses lelang berlangsung ramai. Sekitar selusin calon pembeli saling berlomba mengajukan penawaran tertinggi. Harga beranjak naik dengan cepat. Saat palu lelang diketuk, pemenangnya buru-buru dibawa pergi oleh petugas, agar tak bicara pada media.

Satu-satunya penduduk sekaligus Walikota Buford Don Sammons juga menyaksikan proses lelang. Ia harus bersiap pergi dari kota yang ditinggalinya sejak tahun 1980 itu. Sammons menahan tangis saat petugas lelang mengumumkan, kota yang ia beli sejak 1990 telah terjual.

“Jujur, aku merasa terpukul. Aku menghabiskan setengah umurku di sini. Aku orang yang emosional, namun berharap bisa mengatasi kesedihan ini dengan cara dewasa.”

Sammons mengaku telah membeli sebuah rumah di Windsor, Colorado, agar makin dekat dengan anaknya. Ia juga berencana menulis buku tentang 32 hidupnya di Buford — sebuah kota aneh yang bakal ia rindukan. Juga ia akan rindu pada papan nama kota yang memajang foto dirinya, “Buford: populasi 1, tinggi 8.000”.

Sementara, Tonjah Andrews, broker real estate dari Cheyenne yang mewakili pihak pemenang lelang, tak mau menyebut siapa penyandang dananya. Ia hanya mengatakan, pembeli Buford langsung terbang dari Vietnam saat mendengar kota itu akan dilelang.

Apa yang akan dilakukan orang kaya misterius pada kota yang dibelinya masih teka-teki.