Peredaran tiga buku terbitan Indonesia dilarang oleh Kementrian Dalam Negeri Malaysia. Pelarangan peredaran tersebut karena dinilai mengandung materi yang bertentangan dengan ajaran Islam di Malaysia.

Sekretaris bidang teks Alquran dan Penerbitan, Abdul Aziz Mohamed Nor seperti dikutip Bernama, Selasa, mengatakan ketiga buku yang dilarang tersebut berjudul “Pengantar Ilmu-ilmu Islam”, “Dialog Sunnah-Syiah”, dan “Tafsir Sufi Al-Fatihah Mukadimah”.

Buku “pengantar Ilmu-ilmu Islam” ditulis oleh Murtadha Muthahhari dan diterbitkan oleh Pustaka Zahra, Jakarta. Sedangkan “Dialog Sunnah-Syiah” ditulis oleh A Syarafuddin Al-Musawi dan diterbitkan Penerbit Mizan PT Mizan Pustaka, Bandung.

“Tafsir Sufi Al-Fatihah Mukadimah” ditulis oleh Jalaluddin Rakhmat dan diterbitkan PT Remaja Rosdakarya, Bandung.

“Peredaran ketiga buku ini dikhawatirkan akan mengganggu ketertiban masyarakat,” kata Abdul Aziz.