Killing Me Inside (Foto: Tomi Tresnady/okezone)

Killing Me Inside (Foto: Tomi Tresnady/okezone)

JAKARTA – Grup rock Killing Me Inside siap meluncurkan album kedua pada tahun ini. Perubahan yang nyata di tubuh band yang terbentuk sejak 2006, itu, hadirnya personel baru. Soal lagu pun mereka mengurangi distorsi gitar demi menyenangkan penggemar.

Onadio atau Onad sang vokalis menuturkan di album kedua yang masih dalam penggarapan lagu akan diisi tujuh lagu berbahasa Indonesia dan tiga lagu berbahasa Inggris. Ini kebalikan dari album sebelumnya dimana ada enam lagu berbahasa Inggris dan tiga lagu berbahasa Indonesia.

Di album pertama judul lagu seperti Moving On, Come On Girl We’ll Burn Money On Vegas, Dont Look Back, dan Blessed By the Flower Of Envy bertempo cepat dan menggunakan scream.

“Intinya kita ingin lebih dekat sama penggemar. Soalnya sering kita nyanyi awalnya bawain lagu yang mellow pas lagu berikutnya lagu yang keras, mereka pada syok loh kok KMI musiknya begini sih, teriak-teriak,” katanya saat berkunjung ke redaksi okezone, baru-baru ini.

Tak mau mengecewakan penggemar lama, sisi idealis masih melekat pada KMI, ada empat lagu yang cukup keras yang masih mewarnai album kedua.

“Lagu keras yang berbahasa Inggris semua, dan ada satu lagu berbahasa Indonesia,” lanjutnya.

Tahun lalu band ini kehilangan drummer, Davi, yang kini membuat band baru, sama beraliran rock. Posisi Davi kini digantikan additional, Putra Pra Ramadhan, juga ada additional di posisi basis, Angga Tetsuya Wibisana.

Anggota tetap KMI kini ada Rudye Nugraha Putra (kibord). Sedangkan anggota lama yang tersisa Josaphat Klemens (gitar) dan Onadio Leonardo (vokal)

http://music.okezone.com/read/2012/02/10/386/573660/vokalis-banyak-yang-syok-dengar-musik-killing-me-inside