BANDUNG- Meledaknya lagu Keong Racun tak urung membuat Charlie ST12 tertarik. Ia pun mengontrak lagu tersebut langsung dari penciptanya Subur Tahroni alias Buy Akur (49) selama dua tahun. Lagu tersebut kabarnya akan diaransemen ulang Charlie dan dinyanyikan kembali oleh Putry Penelope.

Lantas berapa nilai harga yang diberikan manajemen Charlie kepada Buy Akur? Menanggapi pertanyaan tersebut, Buy Akur hanya tersenyum. Ia enggan menyebut harga kontrak yang sudah ia teken bersama manajemen Charlie.

“Kalau kontraknya sudah diteken. Soal nilai, gak usah disebut yang jelas bisa untuk membayar utang-utang saya,” kata Buy Akur sambil tertawa, saat ditemui wartawan di kediamannya Gang Siti Mariah VI RT 10 RW 1 Kelurahan Jamika Kecamatan Bojongloa Kaler Bandung, Sabtu (31/7/2010) siang.

Saat ditanya berapa digit nilai harga kontrak tersebut, Buy Akur pun menolak menjawab. Bagi pria yang akrab disapa Kang Abuy itu, kontrak dengan manajemen Charlie tersebut merupakan anugerah yang  harus disyukuri.

“Yang pasti, saya bersyukur dengan apa yang sudah saya terima saat ini,” kata Buy Akur.

Keong Racun mendadak heboh di ranah dunia maya. Lagu bergenre dangdut yang menceritakan soal perselingkuhan ini bahkan sempat menjadi topik hangat di situs mikroblogging twitter.

Kehebohan Keong Racun itu sendiri berawal saat lagu itu dinyanyikan lipsync oleh dua perempuan cantik yang mengaku sebagai Jojo dan Shinta. Mereka merekam aksinya dalam bentuk video lantas di-upload ke situs youtube.

Ternyata, aksi mereka yang menggelitik dalam video tersebut menyita perhatian pengguna internet. Tak urung, lagu Keong Racun pun ikut menjadi perbincangan hangat. Padahal, lagu itu sudah lama beredar di Kota Bandung lewat penyanyi bernama Lissa.