Di Kabupaten Banyumas sudah dimulai konversi mitan ke gas sejak bulan maret 2009,program pemerintah ini di ikuti oleh 6 konsultant salah satunya adalah Unwiku,MSI(Frontier) dan yang ke 4 lagi saya kurang begitu tahu.Dan konversi gas ini berakhir bulan Mei ini.Dari beberapa pengamatan saya sebagai salah satu petugas Qualiti Control mencium adanya indikasi pungutan liar kepada warga yang ternyata pungutan itu dari aparat desa setempat.Dan pungutan semacam ini sangat benar-benar meresahkan warga,karena dari penelusuran saya selama sebagai petuga QC ternyata dana yang didapat dari warga itu katanya akan digunakan untuk biaya transportasi truck yang mengangkut paket bantuan tersebut dan juga untuk biaya bongkar,dan gaji petugas pencacah di lapangan.Tapi nyatanya dari pihak konsultant sebenarnya sudah menanggung semua biaya mulai dari transport,bongkar sampai gaji untuk petugas pencacah.Jadi pertanyaannya sekarang kemana uang tersebut?mungkin hanya aparat desa yang tahu…..