KAIRO — Berdasarkan kepercayaan Umat Kristen, Yesus tidak pernah menikah. Tapi, sebuah papirus kuno mengungkapkan hal sebaliknya. Dalam papirus kuno itu terungkap kebenaran jika Yesus pernah menikah.
Tulisan dalam papirus itu menggunakan bahasa Mesir kuno, koptik. Adapun isi tulisannya berbunyi “Yesus kepada mereka, istri saya”.

Namun, tidak disebutkan asal papirus kuno tersebut. Pakar Ketuhanan, Harvard Divinity School, Massachusetts, Karen King mengatakan dalam tradisi Kristen disebutkan Yesus tidak menikah. Klaim itu tidak didukung fakta sejarah.
“Pada Injil Perjanjian Baru tidak menyebut Yesus menikah. Namun, itu membuat kita terlibat dalam perdebatan,” papar dia seperti dikutip onislam.net, Rabu (19/9).
Menurut King, isi dari papirus akan memicu perdebatan tentang apakah Yesus menikah atau tidak. Sebab, sejarah tidak menjelaskan apapun.
“Jadi, kalau kita dalam posisi sebelum papirus itu ditemukan. Kita tidak akan tahu apakah ia sudah menikah atau belum,” ucapnya.
Sebagian besar penganut Protestan dan Katolik telah lama mempertahankan klaim Yesus tidak menikah. Namun, ada sejumlah aliran dalam Kristen yang menyatakan sebaliknya.
Pada 2003, Dan Brown dalam bukunya ‘The Da Vinci Code’ menuliskan Yesus memiliki istri. Hal itu memicu kemarahan dikalangan umat Kristen.
King mengatakan papirus itu menjadi bukti awal sejumlah penganut awal Kristen percaya Yesus telah menikah. “Pada periode lain, diketahui mereka percaya, tapi mereka tidak menyebut detail,” kata dia.
Selanjutnya, kata dia, penganut Kristen pada periode berikutnya secara lisan mengklaim Yesus tidak pernah menikah. Para teolog ketika melihat itu menyatakan temuan tersebut adalah bukti otentik Yesus menikah.
“Saya percaya, dengan merujuk tata bahasa yang digunaka, ini otentik,” ungkap Ahli bahasa Koptik, Universitas Ubrani, Yerusalem, Shisha Halevy. (Republika.co.id)