Federasi Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional bekerja sama dengan Thomson Reuters Foundation meluncurkan film dokumenter untuk mengenang tragedi tsunami 26 Desember 2004.

Siaran pers Palang Merah Indonesia (PMI) yang diterima di Jakarta, Selasa, menyebutkan, film dokumenter multimedia tersebut bertajuk “Bertahan dari Tsunami: Kisah-Kisah Harapan” (Surviving the Tsunami: Stories of Hope).

Peluncuran film itu menandai lima tahun peringatan tragedi tsunami di Samudera Hindia yang dinilai sejumlah pihak sebagai bencana alam terburuk sepanjang ingatan umat manusia.

Film tersebut mengungkap kekuatan semangat manusia dalam menghadapi bencana dahsyat melalui perpaduan antara gambar yang kuat dari jurnalis foto kantor berita Reuters dan testimoni empat saksi mata yang hidupnya berubah dramatis akibat tsunami.

Bagi mereka yang ingin menonton, film dokumenter dengan judul” Bertahan dari Tsunami – Kisah-kisah Harapan” itu dapat menyaksikannya melalui akses internet di alamat: http://tsunami. trust.org (bahasa Inggris) atau http://tsunami.trust.org/bahasa/ (Bahasa Indonesia).

Menanggapi film dokumenter tersebut, Yasemin Aysan dari Sekretariat Jenderal Federasi Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional mengatakan, tsunami mengakibatkan kerusakan dahsyat yang tak terbayangkan, tetapi juga menciptakan kedermawanan yang mencengangkan dari berbagai penjuru dunia.

Selain itu, ujar Yasemin Aysan, selama lima tahun pihaknya telah membantu masyarakat untuk pulih kembali sehingga terdapat keinginan untuk membuat sebuah kesaksian jujur dan cerita dari kisah orang-orang yang terkena dampak tsunami tersebut.

Sementara itu, Direktur Thomson Reuters Foundation Monique Villa mengemukakan, film dokumenter tersebut sangat inspiratif, menggetarkan, dan mampu mengungkapkan kemampuan mengagumkan manusia untuk mengatasi tragedi besar.

Villa juga memaparkan, film itu juga menggambarkan keunikan pengalaman jurnalis kantor berita Reuters dalam peristiwa tsunami yang dinilai sebagai salah satu malapetaka terburuk yang pernah terjadi.

Peluncuran film dokumenter ini dilakukan bersamaan dengan pengenalan layanan baru Thomson Reuters Foundation yaitu Layanan Informasi Darurat atau EIS (Emergency Information Service). Layanan pionir dari kantor berita asal Inggris Raya tersebut dikembangkan untuk merespon bencana-bencana alam besar di seluruh dunia, dengan dukungan utama dari Palang Merah.